― Advertisement ―

Jalin Tali Silaturahmi Madas Sedarah PAC Dukuh Pakis Gelar Acara Rutinan

Surabaya,Wirafokus.com - Sebagai wujud nyata kepedulian terhadap sesama serta penguatan internal Organisasi Masyarakat ( Ormas ) Madas PAC Dukuh Pakis Surabaya kembali melaksanakan kegiatan...
BerandaOlahragaTim Medis Bergerak Cepat Tangani Cedera Rendy Setiawan di Final KSMI 2025

Tim Medis Bergerak Cepat Tangani Cedera Rendy Setiawan di Final KSMI 2025

dr Rangga Yudyanda, Sp.OT., M.Ked.Klin., AIFO-K., FICS bersama Rendy Setiawan striker Jawa Timur

Surabaya, Wirafokus,com- Babak final Liga Nusantara KSMI 2025 yang mempertemukan dua tim tangguh, yaitu Jawa Timur dan Kalimantan Tengah, pada 26 November 2025 telah resmi berakhir. Dalam pertandingan yang berlangsung sengit tersebut, tim Jawa Timur berhasil keluar sebagai juara.

Namun di balik kemenangan tersebut, terdapat musibah yang menimpa salah satu striker Jawa Timur, Rendy Setiawan, yang mengalami cedera patah tulang hidung akibat benturan keras saat pertandingan.

Rangga Yudyanda, Sp.OT., M.Ked.Klin., AIFO-K., FICS, selaku Wakil Ketua Komite Medis KSMI Jawa Timur, menjelaskan bahwa Rendy Setiawan telah menjalani operasi di RS Ubaya untuk menangani cedera tersebut.

Menurut Dr. Rangga, kondisi Rendy secara umum stabil, namun benturan hebat yang dialaminya menyebabkan patah tulang hidung serta nyeri pada bagian lutut.

Penanganan awal berupa kompres dingin dan pemberian obat antinyeri telah diberikan oleh tim medis di lapangan. Setelah pertandingan, Rendy dievakuasi ke RS Ubaya untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Cedera yang dialaminya dikategorikan sebagai cedera sedang. Biasanya, waktu pemulihan untuk dapat kembali bertanding memerlukan sekitar 1–2 bulan. Namun, kondisi lutut Rendy masih memerlukan pemeriksaan lanjutan melalui MRI (Magnetic Resonance Imaging) untuk memastikan tidak ada kerusakan lebih serius.

Untuk cedera patah tulang hidung, dokter telah melakukan tindakan reposisi atau pengembalian posisi tulang hidung di ruang operasi. Sementara itu, apabila hasil pemeriksaan lutut menunjukkan adanya cedera atau putusnya ligamen, maka tindakan operasi rekonstruksi ligamen mungkin diperlukan,pungkasny.(Ais/Fks)