― Advertisement ―

Pangdam I/BB Hadiri Pengungkapan 1.160 Paket Ketamine di Kapal Tanker Global 168

MEDAN,wirafokus.com— Aparat gabungan mengungkap dugaan penyelundupan narkotika jenis ketamine yang diangkut kapal tanker Global 168. Sebanyak 1.160 paket yang masing-masing disebut berbobot sekitar satu...
BerandaPeristiwaMamak Alhadad: Materi Spanyol Merata, Prancis Andalkan Mbappe dan Dembele

Mamak Alhadad: Materi Spanyol Merata, Prancis Andalkan Mbappe dan Dembele

Muhammad Zein Alhadad.
Surabaya, wirafokus.com- Prancis akan menghadapi Spanyol pada laga semifinal Piala Dunia 2026 di Dallas Stadium, Amerika Serikat, Rabu (15/7) pukul 02.00 WIB.

Bentrok dua tim asal Benua Eropa ini diprediksi bakal berlangsung sengit. Sebab pemenangnya akan tampil di final Piala Dunia pada 19 Juli di New York New Jersey Stadium melawan pemenang antara Argentina melawan Inggris.

Jika Prancis menang, maka berpeluang mencatat sejarah dengan melaju ke final Piala Dunia untuk ketiga kalinya secara beruntun. Namun, bagi Les Bleus tentunya tidak mudah. Karena Spanyol juga tampil cukup apik dan tak terkalahkan sepanjang turnamen.

“Perlu dicatat, Spanyol merupakan juara Eropa dan performanya terus meningkat sepanjang turnamen,” kata legenda Timnas Indonesia Muhammad Zein Alhadad, Selasa (14/7).

Karena itu, Mamak– panggilan akrab Muhammad Zein Alhadad–, memprediksi laga ini akan berlangsung seru dan menarik untuk ditonton.

Prancis sendiri, menurut Mamak, juga tampil sempurna pada fase grup.
Tim asuhan Didier Deschamps ini mengalahkan Senegal 3-1, Irak 3-1, dan Norwegia 4-1. Setelah itu, menyingkirkan Swedia dengan skor 3-0 di babak 32 besar, Paraguay 1-0 pada babak 16 besar, dan menundukkan Maroko 2-1 di perempat final.

Menurut Mamak, Prancis mempunyai kombinasi lini serang yang tajam dan pertahanan yang solid. Di lini depan, tim ini punya Kylian Mbappe, striker berusia 27 tahun yang sudah mencetak delapan gol di Piala Dunia 2026.

Selain Mbappe, Prancis memiliki lini serang yang dihuni Ousmane Dembele di sayap, kemudian Michael Olise di lini tengah bersama Desire Doue, dan Bradley Barcola.

“Duet Mbappe dan Dembele sangat berbahaya di lini depan. Sementara Olise dan Desire Doue menjadi otak serangan di lini tengah. Terutama Olise yang kerap memberi umpan-umpan manja kepada Mbappe dan Dembele,” ujar Mamak.

Sedang di lini belakang, duet Dayot Upamecano dan William Saliba cukup solid. Terbukti, Prancis hanya kebobolan dua gol sepanjang turnamen.

Sementara “Tim Matador” Spanyol mengawali turnamen dengan hasilb imbang tanpa gol oleh Tanjung Verde. Namun, tim besutan Luis de la Fuente ini kemudian bangkit dengan mengalahkan Arab Saudi 4-0 dan Uruguay 1-0 untuk menjadi juara Grup H.

La Roja kemudian mengalahkan Austria 3-0 pada babak 32 besar sebelum menyingkirkan Portugal 1-0 dan Belgia 2-1 melalui gol-gol penentu pada menit-menit akhir. Mikel Merino menjadi pahlawan kemenangan dalam dua fase gugur tersebut.

“Kelebihan dari Spanyol, tim ini materi pemainnya merata di segala ini. Mereka sangat kompak dengan permainan umpan-umpan pendek yang cepat atau tiki-taka,” kata mantan pelatih Persija Jakarta dan Deltras Sidoarjo ini.

Spanyol sendiri pernah mengalahkan Prancis dalam dua kali pertemuan terakhir, yakni 2-1 pada semifinal UEFA Euro 2024 dan 5-4 pada semifinal UEFA Nations League 2024/2025.

Kekuatan utama Spanyol berada di lini tengah yang dikomandoi Rodri, Pedri, dan Dani Olmo. Di lini belakang, Unai Simon baru sekali kebobolan sepanjang turnamen, didukung duet bek tengah Aymeric Laporte dan Pau Cubarsi.

Di sisi sayap ada Marc Cucurella dan Pedro Porro yang selalu aktif membantu serangan maupun bertahan. Sementara lini depan dihuni Lamine Yamal, Nico Williams, dan Mikel Oyarzabal yang siap menebar ancaman serius bagi pertahanan Prancis.

Mengingat kedua tim sama-sama bagus, Mamak memprediksi adu taktik dan strategi bakal terjadi. Namun, ia berharap dalam duel ini terjadi gol pada menit-menit awal.

“Kalau terjadi gol pada menit-menit awal pasti makin seru, karena tim yang kebobolan pasti akan berupaya membalas untuk merebut tiket ke final,” kata Mamak.

Mantan striker NIAC Mitra yang meraih predikat pelatih terbaik saat menangani Deltras Sidoarjo ini sulit memprediksi siapa yang bakal.tampil sebagai pemenang, Prancis atau Spanyol.

“Kekuatan Prancis terletak pada Mbappe dan Dembele di lini depan. Tapi kalau Olise dan Desire Doue dimatikan Mbappe dan Dembele akan sulit cetak gol, karena dua pemain inilah yang memberi umpan-umpan manja,” ungkapnya.

Beda dengan Spanyol yang mempunyai materi pemain merata di segala lini. Tapi, Mamak yakin kedua tim sudah menyiapkan strategi untuk bisa memenangkan pertandingan. (Pin)

Prediksi Susunan Pemain

Prancis (4-2-3-1):
Maignan (g), Kounde, Upamecano, Saliba, Digne (belakang) Kone, Rabiot Olise, Dembele, Doue (tengah) Mbappe (penyerang).

Spanyol (4-2-3-1)
Unai Simon (g), Porro, Cubarsi, Laporte, Cucurella (belakang), Rodri, Pedri; Lamine Yamal, Dani Olmo, Baena (tengah), Oyarzabal (penyerang).