Tim Gabungan Polda Jatim Tangkap Pelaku Pengancam Keselamatan Machfud MD

30
Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta dan Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto saat menunjukan barang bukti yang diamankan

Surabaya, wirafokus.com – Tim gabungan dari Polda Jawa Timur berhasil menangkap tersangka tindak pidana perbuatan menghasut orang lain untuk melakukan kekerasan

Tersangka seorang laki-laki berinisial OD warga Pamekasan, Madura, ditangkap karena dituduh melakukan ancaman akan membunuh Menkopolhukam RI Prof.Dr. MOH. Mahfud, MD

Kapolda Jatim, Irjen Pol Dr Nico Afinta menjelaskan, ancaman pembunuhan tersebut muncul pasca aksi sekelompok massa yang menggeruduk kediaman atau rumah tinggal Ibu Hj. Siti Khotidjah (Ibunda Menkopolhukam Prof. Dr. Machfud, MD) di Jalan Dirgahayu No 109 Kel. Bugih, Kec, Pemekasan, Kab Pamekasan, Madura.

“Peristiwa itu terjadi tanggal 1 Desember 2020 bahwa ada kejadian sejumlah massa selesai unjuk rasa membubarkan diri, kemudian melewati salah satu rumah di mana rumah tersebut tempat tinggal ibunda Bapak Machfud MD yang berusia 90 tahun,” kata Irjen Pol Dr Nico Afinta bersama Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto di Mapolda Jatim, Surabaya, Sabtu, (5/12/20).

Dari kejadian itu keluarga yang mengetahui hal tersebut melapor ke Kepolisian Resor (Polres) Pamekasan dan dibantu back up oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jatim.

“Hari ini kami berhasil menangkap AD. Dari keterangan tersangka, yang bersangkutan hanya ikut-ikutan saja dan merasa hal itu terjadi karena merasa dorongan terhadap kelompok yang dia ikuti,” ujar Mantan Kapolda Kalimantan Selatan.

Seperti dikabarkan sebelumnya, sekira pukul 14.30 WIB rumah orang tuanya digeruduk massa yang menggunakan pakaian serba putih beserta peci.

Saat menggeruduk, massa meminta Mahfud MD untuk keluar dari rumahnya. Dengan mengucapkan kata-kata pengancaman kekerasan dengan kalimat “BUNUH MAHFUD”. Massa kemudian membubarkan diri setelah personel kepolisian datang mengamankan lokasi.

Pelaku bernama Aji Dores, berhasil ditangkap di Jalan Raya Proppo, Pertigaan Desa Campor Kecamatan, Proppo. Kabupaten Pamekasan, Madura, oleh petugas Gabungan Ditreskrimum Polda Jatim, Ditintelkam Polda Jatim, Satuan Reserse kriminal dan Satuan Intelkam.

Dari hasil penangkapan tersebut, berhasil diamankan barang bukti berupa bukti rekaman yang berisi kalimat ancaman pembunuhan, serta pakaian yang digunakan.

Atas tindakannya, tersangka akan dijerat dengan Pasal 160 KUHP, Pasal 335 KUHP dan/atau Pasal 93 juncto Pasal 9 dengan ancaman 6 tahun penjara (why)