Kapolda Jatim: Anggota Polri Harus Netral dalam Pelaksanaan Pilkada

16
Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta didampingi Dirsamapta Polda Jatim Kombes Pol Yudi Sumartono saat memberikan arahan dihadapan jajaran Kapolres Malang Raya serta Pejabat Utama.

Malang, wirafokus.com – Pelaksanaan Pilkada 2020 secara serentak di Jawa Timur tinggal beberapa hari, dan seluruh anggota Polri harus netral dan tidak boleh memihak kepada salah satu paslon

Hal itu yang disampaikan Kapolda, Jawa Timur Irjen Pol Dr. Nico Afinta saat melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Polresta Malang Kota, Sabtu (5/12/20), siang

Turut mendampingi Kunker Kapolda Jatim yakni Pejabat Utama (PJU) Polda Jatim serta Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko serta seluruh jajaran Kapolres Malang Raya serta Pejabat Utama.

Dalam arahannya Kapolda Jatim Irjen Pol Dr. Nico Afinta menyampaikan kalau anggota baik maka organisasi akan baik pula. Oleh karena itu seluruh tugas harus direncakan agar menjadi hasil yang baik pula.

Nico juga menambahkan seluruh anggota harus menjalankan konsep TWT (tugas wewenang dan tanggung jawab).

“Konsep ini akan dijalankan dimana kita bertugas seiring perkembangan dan dinamika” ujar Irjen Pol Nico Afinta

Sementara itu terkait dengan permasalahan kedepan sesuai atensi Kapolri, yaitu penanganan Covid-19, Pilkada dan pengamanan Natal dan Tahun Baru 2021. Dan Jawa Timur menjadi contoh rule model dalam penanganan Covid-19 di Indonesia.

Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta berpesan seluruh anggota harus netral dalam pelaksanaan pilkada dan terus memantau penanganan covid dilapangan, yaitu tetap menghidupkan covid hunter agar masyarakat yang terpapar bisa masuk karantina agar mengurangi sebaran covid-19.

“Terkait dengan pilkada, seluruh anggota Polri harus netral dan tidak boleh memihak kepada salah satu paslon. Sehingga, netralitas anggota tetap terjaga, agar pilkada berjalan aman, tertib dan damai,” pungkasnya.(red/fks)