― Advertisement ―

Jalin Tali Silaturahmi Madas Sedarah PAC Dukuh Pakis Gelar Acara Rutinan

Surabaya,Wirafokus.com - Sebagai wujud nyata kepedulian terhadap sesama serta penguatan internal Organisasi Masyarakat ( Ormas ) Madas PAC Dukuh Pakis Surabaya kembali melaksanakan kegiatan...
BerandaNasionalJalur Kediri - Malang Macet Akibat Tanah Tongsor

Jalur Kediri – Malang Macet Akibat Tanah Tongsor

Batu, wirafokus.com – Akibat tanah longsor yang terjadi di Jawa Timur, kawasan Payung 2 Songgoriti, Kota Batu, pada hari Kamis (15/02/18) malam sekitar pukul 22.35 Wib, dan pada hari Jumat (16/02/18) malam sekitar pukul 20.00 WIB, kembali terjadi longsor susulan sehingga mengakibatkan arus lalu lintas di jalur utama Kediri/Jombang-Malang yang melewati kawasan itu mengalami kemacetan cukup parah hingga beberapa kilometer lantaran material longsor menutup jalan.

Material longsor berupa tanah dan batu dengan panjang empat meter dan tinggi 10 meter itu, hingga kini membuat petugas Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) kota Batu dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, baik Provinsi Jatim maupun Kota Batu, melakukan pembersihan material longsor  dengan menggunakan alat berat. Sementara Dinas Pemadam Kebakaran (PMK) kota Batu juga melakukan penyemprotan material longsor.

Petugas kepolisian dari Polres Batu dan Polsek Batu langsung melakukan pengaturan lalu lintas. Pembersihan material hingga pukul 21.00 WIB mulai berangsur-angsur selesai dan kondisi arus lalu lintas dari dua arah sudah mulai  kembali normal.

“Kejadian tanah longsor di Payung 2 atas Songgoriti itu akibat hujan deras yang mengguyur Kota Batu, Kamis (15/02/18), namun pada jumat ini tanah longsor itu kembali terulang, batu besar yang nyaris longsor itu oleh petugas  langsung dilakukan pembersihan,” kata Sasmito Kepala BPBD Kota Batu

“Dengan harapan agar material longsor itu tidak sampai mengenai penguna jalan, Alhamdulillah batu bisa diturunkan sekalian untuk menghilangkan  ancaman longsor susulan, dan sekarang sudah bersih,” kata Sasmito.

Sasmito juga menghimbau kepada masyarakat, khususnya bagi pengguna jalan di kawasan Payung untuk selalu meningkatkan kewaspadaan karena longsor suatu saat bisa terjadi.(red/kj)