― Advertisement ―

Jalin Tali Silaturahmi Madas Sedarah PAC Dukuh Pakis Gelar Acara Rutinan

Surabaya,Wirafokus.com - Sebagai wujud nyata kepedulian terhadap sesama serta penguatan internal Organisasi Masyarakat ( Ormas ) Madas PAC Dukuh Pakis Surabaya kembali melaksanakan kegiatan...
BerandaPeristiwaWarga Keluhkan Pembangunan Drainase Yang Anggarannya Dari Dana Desa Tidak Kunjung Selesai

Warga Keluhkan Pembangunan Drainase Yang Anggarannya Dari Dana Desa Tidak Kunjung Selesai

Insert foto : Kondisi Pembangunan Drainase yang menggunakan Anggaran Dana Desa di Dusun Porong Ledok RT: 03/04 Desa: Duwel kecamatan Kedungadem.

Bojonegoro, wirafokus.com – Warga Dusun Porong Ledok RT: 03/04 Desa: Duwel kecamatan Kedungadem, sudah mengeluhkan terhadap pembangunan drainase sepanjang 148 meter, pasalnya pembangunan tersebut tidak kunjung usai pengerjaanya.

Ditambah lagi pembangunan ini sempat terhenti selama kurang lebih dua bulan, keresahan wargapun semakin meningkat melihat kondisi tanah yang semakin hari sering longsor dan juga sebentar lagi musim penghujan tiba.

Wargapun juga mengungkapkan unek uneknya terkait bahan matrialnya yang menggunakan batu kumbung, kenapa tidak pakai COR atau UDITH sebagai bahan matrialnya, bahkan wargapun mengungkapkan dari beberapa pekerja ada yang belum terbayar gajinya, tutur beberapa warga yang enggan disebutkan namanya.

Pembangunan drainase yang dianggarkan dari Dana Desa (DD) tahap kedua sebesar 157 juta.

Dana Desa (DD) tahap kedua yang turun sebesar 280.649.250 dengan volume panjang drainase 148 meter dengan lebar satu meter tepi luar, 80cm ditepi dalam, dengan kedalaman galian satu (1) meter.

Foto : Pembangunan Drainase yang menggunakan matetial batu kumbung

Menurut keterangan RT setempat Pudjiono mengatakan tidak tahu terkait pembangunan drainase tersebut, dan kamipun lanjut melakukan klarifikasi ke Nur Hasim selaku Kepala Desa, juga mengatakan tidak tahu, tanyakan saja sama pak Kasun mas, karena beliau yang lebih paham dan kebetulan sebagai timlaknya (Tim Pelaksana)

Sedangkan menurut Kasun Wijiono (42) mengatakan, terhentinya pembangunan tersebut yang kurang lebih selama dua bulan itu dikarenakan dananya macet mas. tapi kemungkinan selasa besok tanggal 23 oktober ini akan dilanjutkan lagi pengerjaanya.

Wijiono menambahkan, kebetulan saya sendiri yang menghandle semua matrialnya termasuk pekerjanya, dengan sistem borong kerja, untuk para pekerjanya.

“Pembangunan drainase yang bahan meterialnya yang dari batu kumbung tersebut dikarenakan kita menyesuaikan anggaran, dan itupun sudah melalui kesepakatan saat musrenbang,” kata Wijiono saat ditemui wartawan wirafokus di kediamannya untuk mengklarifikasi terkait bahan material pembangunan dranase dari batu kumbung, Minggu, (21/10/18).

Terkait adanya keluhan warga tentang pembangunan drainase yang menggunakan anggaran Dana Desa (DD) tidak kunjung selesai, Kepala Desa memberikan penjelasan kemungkinan macetnya dana tersebut dikarenakan untuk kegiatan lain seperti lomba senam purwosi yang sifatnya wajib diikuti, dan kegiatan ini tdak masuk dalam anggaran, jadi kita puter dulu dana tersebut, tapi yang penting pembangunan drainase tersebut nanti selesai. (WSB)