― Advertisement ―

Jalin Tali Silaturahmi Madas Sedarah PAC Dukuh Pakis Gelar Acara Rutinan

Surabaya,Wirafokus.com - Sebagai wujud nyata kepedulian terhadap sesama serta penguatan internal Organisasi Masyarakat ( Ormas ) Madas PAC Dukuh Pakis Surabaya kembali melaksanakan kegiatan...
BerandaHukum & KriminalSetelah Diperiksa, Walikota Pasuruan di Bawah KPK ke Jakarta

Setelah Diperiksa, Walikota Pasuruan di Bawah KPK ke Jakarta

Jakarta, wirafokus.com – Setelah melakukan pemeriksaan di Polres Pasuruan, Tim penyelidik Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) membawa Walikota Pasuruan Setiyono ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Gedung KPK, Jumat, (05/10/18).

Seperti diketahui Walikota Pasuruan terjerat Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh KPK bersama tiga orang, yaitu dua penjabat kepala dinas di Pemkot Pasuruan dan satu orang pihak swasta.

Setiyono dan rekannya datang di Gedung KPK Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Pukul 00.40 WIB, dengan pengawalan petugas kepolisian bersenjata laras panjang

“Keempatnya akan melaksanakan pemeriksaan lanjutan sebelum KPK meningkatkan status mereka. Saat ini keempatnya masih berstatus sebagai saksi,” kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah

“Walikota Pasuruan yang dibawa malam ini, kemudian ada dua orang pejabat setingkat dinas dan bidang. Kemudian ada satu pihak swasta. Jadi nanti akan diperiksa secara intensif sebelum penentuan status hukum lebih lanjut,” ucap Febri.

“Dalam kasus ini, KPK menduga pejabat di Pemkot Pasuruan itu diduga melakukan korupsi proyek infrastruktur pembangunan tahun anggaran 2018. Namun dia masih enggan memerinci kasus tersebut,” tambahnya

“Kami menduga ada aliran dana, ada transaksi penyerahan uang, baik dalam bentuk cash secara fisik maupun melalui transaksi perbankan, yang kami indikasikan merupakan bagian dari commitment fee proyek infrastruktur yang ada di Pasuruan. Jadi ada proyek, pembangunannya 2018. Besok lengkapnya akan kami sampaikan proyek apa,” imbuhnya.

“Tapi memang ada proyek pembangunan di Pasuruan yang cukup banyak. Proyeknya adalah proyek pembangunan dan proyek terkait dengan perairan dan irigasi. Itu yang kami identifikasi juga, nanti akan didalami lebih lanjut terkait dengan fakta-fakta tersebut,” pungkasnya. (Kij/Dt)