― Advertisement ―

Jalin Tali Silaturahmi Madas Sedarah PAC Dukuh Pakis Gelar Acara Rutinan

Surabaya,Wirafokus.com - Sebagai wujud nyata kepedulian terhadap sesama serta penguatan internal Organisasi Masyarakat ( Ormas ) Madas PAC Dukuh Pakis Surabaya kembali melaksanakan kegiatan...
BerandaPendidikanDr. Budi Sasongko Tekankan Pendidikan Inklusi dalam Talkshow Family’s Day Sekolah Akhlak...

Dr. Budi Sasongko Tekankan Pendidikan Inklusi dalam Talkshow Family’s Day Sekolah Akhlak Pelita Hidayah

Tokoh budayawan Jawa Timur sekaligus pemerhati ekonomi media, Dr. Budi Sasongko

Malang, Wirafokus.com – Tokoh budayawan Jawa Timur sekaligus pemerhati ekonomi media, Dr. Budi Sasongko, menjadi narasumber utama dalam talkshow bertajuk “Tuhan Tidak Pernah Salah Mencipta” pada rangkaian Family’s Day Sekolah Akhlak Pelita Hidayah, Sabtu (20/12/2025).

Talkshow yang berlangsung interaktif ini diikuti lebih dari 200 peserta, terdiri dari orang tua siswa dan wali murid, termasuk orang tua dengan anak berkebutuhan khusus. Kegiatan berlangsung selama sekitar 1,5 jam dan diwarnai sesi tanya jawab hingga akhir acara.
Dalam paparannya, Dr. Budi Sasongko menekankan pentingnya pendidikan inklusif dan kolaboratif dalam keluarga. Ia menyampaikan bahwa setiap anak terlahir dengan kelebihan dan potensi masing-masing, sehingga orang tua perlu memahami karakter anak secara menyeluruh.

“Anak dengan kebutuhan khusus tidak boleh diperlakukan sebagai beban, tetapi sebagai bagian dari keluarga yang harus diajak berkolaborasi. Pendidikan anak tidak hanya tanggung jawab sekolah, tetapi dimulai dari rumah,” ujar Budi Sasongko.

Ia juga menegaskan bahwa keluarga yang memiliki anak berkebutuhan khusus tetap harus memberikan pendidikan yang setara kepada anak-anak lainnya. Menurutnya, anak dengan kondisi normal perlu diajarkan empati, kerja sama, serta tanggung jawab agar tercipta sinergi dalam keluarga.

“Baik anak normal maupun anak berkebutuhan khusus harus mendapatkan ruang untuk berkembang. Orang tua perlu membangun interaksi keluarga yang sehat dan inklusi” tambahnya.

Talkshow ini turut menghadirkan tokoh pendidikan dari Universitas Negeri Malang, Dr. Irfan, serta Kepala Sekolah SMA Al Akhlak Pelita Hidayah, Dr. Dyah Saptoini, M.Pd. Keduanya menekankan pentingnya pendidikan berbasis akhlak, toleransi, dan penerimaan terhadap keberagaman kondisi peserta didik.

Sekolah Akhlak Pelita Hidayah dikenal sebagai salah satu lembaga pendidikan di Kota Malang yang secara konsisten menerapkan sistem pendidikan inklusif. Sekolah ini menerima siswa dengan kondisi normal maupun berkebutuhan khusus, serta memiliki program pendidikan berkelanjutan dari tingkat TK, SD, SMP hingga SMA.

Di akhir sesi, Dr. Budi Sasongko merekomendasikan Sekolah Akhlak Pelita Hidayah sebagai pilihan pendidikan yang menekankan keseimbangan antara akhlak, akademik, dan penguasaan teknologi.
“Sekolah ini tidak hanya mendidik anak agar cerdas secara akademik, tetapi juga membentuk karakter dan akhlak mulia yang akan menjadi bekal mereka di masa depan,” pungkasnya. (WL/FKs)