― Advertisement ―

Jalin Tali Silaturahmi Madas Sedarah PAC Dukuh Pakis Gelar Acara Rutinan

Surabaya,Wirafokus.com - Sebagai wujud nyata kepedulian terhadap sesama serta penguatan internal Organisasi Masyarakat ( Ormas ) Madas PAC Dukuh Pakis Surabaya kembali melaksanakan kegiatan...
BerandaKotaHarapan Ngopi di Malam Tahun Baru Muda Mudi Kena Swab

Harapan Ngopi di Malam Tahun Baru Muda Mudi Kena Swab

Kapolsek Kenjeran Kompol Esti Setija Oetami S.H., saat melihat dari dekat para pemuda dan pemudi yang di periksa petugas Dinas Kesehatan dengan melakukan Swab.

Surabaya,wirafokus.com- Bergantinya tahun dari 2020 menuju tahun baru 2021 mungkin menjadikan kenangan bagi kawula muda yang pada Kamis (31 Desember 2020), sekira pukul 22.00 WIB terjaring operasi jam malam, sehingga para pemuda yang menggunakan sepeda motor berboncengan dan bepasangan lain jenis saat menikmati malam Tahun Baru bersama sama, dengan alasan mau ngopi, terpaksa melakukan tes Swab yang sudah dipersiapkan buat para kawula muda yang lupa dengan himbauan melalui edaran tentang pemberlakuan jam yang tidak boleh dilanggar.

Sebelumnya memang sudah terjaring satu orang yang melewati jalan dibawah jembatan Suramadu, dengan alasan mau berangkat kerja di pasar Keputran, dengan nama inisial NR (29) asal Bangkalan. Melewati jalur titik tertentu yang tempat tersebut memang disediakan petugas dari Kepolisian Polsek Kenjeran, Linmas kota Surabaya, Satpol PP kota Surabaya dan dinas Kesehatan kota Surabaya.

Tim Medis yang menangani Swab di sekitaran bawah jembatan Suramadu

Setelah NR ditanya petugas, bilang mau kemana malam-malam begini, dijawabnya dengan mudah oleh pemuda tersebut,” mau kerja pak , di pasar Keputran, saya dari Bangkalan, tetapi kerja di Pasar Keputran,” kata NR kepada petugas yang jaga di saat malam Tahun Baru di bawah jembatan Suramadu.

Dan akhirnya NR melakukan pemeriksaan Swab ditempat, sambil menunggu petugas yang akan memeriksanya. Setelah diperiksa, NR di beri penjelasan dari pihak Dinas Kesehatan Kota, bahwa untuk hasil Swab dari Dinas Kesehatan akan di berikan ke Puskesmas wilayah Kelurahan masing-masing dengan menunggu waktu sekitar 14 hari.

Menurut keterangan dari Dinas Kesehatan kota Surabaya, Novi yang juga selaku petugas penerima sample hasil Swab untuk diperiksa mengatakan,” ini nanti hasilnya akan dikirimkan melalui Puskesmas wilayah pemegang KTP yang di Swab, dan apabila hasil menunjukkan reaktif positif corona, maka akan dikarantina, sedang untuk KTP Surabaya akan di bawa ke Asrama Haji Surabaya dan KTP di luar Surabaya akan dibawa ke Rumah sakit Lapangan Indrapura Surabaya,” kata Novi petugas dari Dinkes Kota Surabaya kepada wartawan.

Pemuda yang melakukan Swab, saat pemuda tersebut akan bekerja di pasar Keputran dan berasal dari Bangkalan.

Dari hasil pemeriksaan saat Malam Tahun Baru di bawa Jembatan Suramadu, terjaring sekitar 25 orang, untuk dilakukan pemeriksaan, menurut keterangan Kapolsek Kenjeran Kompol Esti Setija Oetami S.H., saat berada ditempat pemeriksaan Swab, mengatakan,” sebenarnya disini Bu Kapolres juga memulai sekitar jam 17.00 WIB atau pukul 5 sore, kondisi masyarakat sudah paham bahwa akan ada pemeriksaan Swab, sehingga para pengunjung, dan pedagang sendiri sudah menutup mulai awal sekitar pukul 5 sore, yang mulai jam segitu sudah mulai sepi, tetapi pada pukul 00.00 WIB, sudah mulai banyak yang datang muda mudi yang ingin mencari warung kopi, tetapi semuanya pada tutup. Dan setelah sampai disini para kawula muda kita arahkan ke sini untuk melakukan Swab, dan setelah itu kita berikan arahan agar segera pulang kerumah masing-masing, dengan harapan menjaga kesehatannya dirumah saja, karena itu adalah instruksi dari pemerintah pusat dalam memberlakukan jam malam pada saat Malam Tahun Baru ini.,” kata Kompol Esti Setija Oetami., S.H., kepada awak media.

Waktu untuk kegiatan ini dilakukan sampai pagi, jadi juga dilakukan secara terus menerus dan selanjutnya kita lihat situasi,” pungkasnya. (dwi w/fks)