― Advertisement ―

Jalin Tali Silaturahmi Madas Sedarah PAC Dukuh Pakis Gelar Acara Rutinan

Surabaya,Wirafokus.com - Sebagai wujud nyata kepedulian terhadap sesama serta penguatan internal Organisasi Masyarakat ( Ormas ) Madas PAC Dukuh Pakis Surabaya kembali melaksanakan kegiatan...
BerandaKesehatanBAGI-BAGI MASKER DAN PENYEMPROTAN DISINFEKTAN, SERTA MEMBAGIKAN JAMU HERBAL, KETUA RW02 SUKOMANUNGGAL...

BAGI-BAGI MASKER DAN PENYEMPROTAN DISINFEKTAN, SERTA MEMBAGIKAN JAMU HERBAL, KETUA RW02 SUKOMANUNGGAL PEDULI TERHADAP WARGANYA

Ket. Photo: Petugas dari RW dan Karang Taruna RW saat berphoto bersama di Balai RW 02 Sukomanunggal Surabaya

Surabaya,wirafokus.com-Kepedulian terhadap warga yang dilakukan oleh Ketua  RW02, Pengurus dan Karang Taruna RW02 Kel. Sukomanunggal, Kecamatan Sukomanunggal, Minggu (29/3/2020) sekira pukul 09.30 WIB tentang bahaya Corona atau yang lebih dikenal dengan Covid-19 dan kegiatan bagi-bagi masker sebanyak 1200 buah dan pembagian jamu herbal yang terbuat dari bahan empon-empon, ini didukung oleh Ketua RW, beserta RT dan Karang Taruna RW 02 yang di diketuai Asrul Ayu Dwi Febrianti (19th).

Penyemprotan Disinfektan dan pembagian masker tiap KK dibagi 2 buah masker yang dibagikan terhadap warga di RW02 dengan beberapa RT yang terdiri dari RT 01 sd RT 07.

Ket. Photo: Beberapa kelompok kegiatan yang dilakukan RW02 Sukomanunggal bersama staf RW.

Kegiatan ini sudah dilakukan selama 3 hari dan dimulai hari Kamis (26/3/2020) sampai dengan sekarang Minggu (29/3/2020), serta sudah membagikan sekitar 1500 masker dan 1500 jamu herbal yang dibuat oleh Ketua RW02, Pedukuhan Dermo, Kel. Sukomanunggal, Kec. Sukomanunggal Surabaya, bersama dengan staf nya, dan Karang Taruna RW.02.

Menurut keterangan dari Ketua Karang Taruna, Asrul Ayu Dwi Febrianti (19thn),”untuk jamu ini adalah herbal, yang kita bikin sendiri, dengan ramuan berupa jenis jahe, sere, dan jeruk nipis, ditambah lagi gula pasir dengan ukuran sesuai pembuatan, dengan pengolahannya antara lain, bahan tersebut dijadikan satu dan dimasukkan kedalam alat penghancur atau diolah dengan secara manual, setelah bahan tersebut sudah lembut, kita taruh didalam panci sesuai keinginan, lalu diberi air secukupnya dan direbus sampai mendidih, setelah mendidih, ramuan tersebut didiamkan selama 20 menit, lalu direbus kembali sampai mendidih dan setelah mendidih, air tersebut disaring, lalu dituang kedalam masing-masing botol berukuran 250cc, setelah itu sesat dingin muali bisa dibagikan kepada warga sekitar, yaitu warga RW02, dari RT01 sd RT 07,” kata Ayu selaku ketua karang taruna RW02, Kelurahan Sukomanunggal, Kecamatan Sukomanunggal.

Ket. Photo: Panitia dari Karang Taruna RW02 Sukomanunggal dalam kegiatan bagi-bagi masker,bagi-bagi jamu dan penyemprotan DISINFEKTAN, guna antisipasi Corona (Covid-19)

Kegiatan ini berjalan dengan lancar, dan kondusif, sedangkan pihak dari warga juga menyambut dengan antusias dan setuju dengan apa yang dilakukan oleh pihak RW dan Karang Taruna RW dalam mengantisipasi adanya penyebaran Virus Corona atau juga disebut Covid-19.

Beberapa warga juga memberikan tanggapan positif terhadap kegiatan ini, dengan mewawancarai seorang ibu-ibu warga sekitar RT03/RW 02, ibu Anita dan ibu Susi yang juga mencoba minum jamu herbal tersebut,” rasa jamu buatan RW02, beserta Karang Taruna, untuk rasanya itu jahenya sangat tajam, dan ada rasa sere nya, gulanya juga gak seberapa manis, jadi rasanya di tenggorokan lebih hangat dan lebih segar, kami dari masyarakat atau pun dari warga menyarankan diteruskan dalam pembuatannya, supaya bisa mengantisipasi ataupun mencegah bahaya Corona (Covid-19) yang sedang melanda negara kita ini, ” kata Bu Susi saat diwawancarai awak media.

Ketua RW02 Misno mengatakan,” kegiatan ini dilakukan bersama-sama dengan warga dan staf RW, juga Karang Taruna ini adalah biaya swadaya, atau biaya yang dikeluarkan dari dana Kas RW, Kas Karang Taruna dan donatur warga RW02, yang peduli dengan kesehatan warga sekitarnya,” kata Misno ketua RW02 Sukomanunggal.

Juga menurut keterangan beliau, bahwa kegiatan ini tidak melibatkan unsur dari Kesehatan, dalam hal itu pihak Puskesmas, dan dari Kelurahan atau Kecamatan pun tidak dilibatkan, yang intinya warga RW02, berjalan sendiri dengan inisiatif dari warga dan pengurus RW ataupun Karang Taruna RW. (Dwi W)