
Bhakti religi tersebut melibatkan jajaran personel Polres Bitung yang melakukan kerja bakti, pembersihan lingkungan rumah ibadah, penataan fasilitas umum, serta membantu menciptakan suasana yang bersih, nyaman, dan layak digunakan untuk beribadah. Kegiatan berlangsung penuh semangat gotong royong dan mendapat sambutan positif dari pengurus rumah ibadah maupun masyarakat sekitar.
Kapolres Bitung menegaskan bahwa Hari Bhayangkara bukan hanya menjadi momentum seremonial bagi institusi Polri, tetapi juga menjadi kesempatan untuk semakin mendekatkan diri kepada masyarakat melalui aksi nyata yang memberikan manfaat langsung.
Menurutnya, kehadiran Polri harus dapat dirasakan dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat, termasuk membantu menjaga kebersihan dan kenyamanan rumah ibadah sebagai pusat kegiatan keagamaan dan sosial kemasyarakatan.
Kegiatan lintas agama tersebut juga mencerminkan komitmen Polri dalam menjaga kerukunan, mempererat persaudaraan, serta memperkuat semangat kebersamaan di tengah keberagaman yang menjadi kekuatan bangsa. Melalui bhakti religi ini, Polres Bitung ingin menunjukkan bahwa Polri hadir bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra masyarakat yang peduli terhadap nilai-nilai sosial dan kemanusiaan.
Selain membersihkan lingkungan rumah ibadah, personel juga berinteraksi langsung dengan tokoh agama dan warga, menyerap berbagai aspirasi serta membangun komunikasi yang harmonis demi terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif.
Rangkaian kegiatan Bhakti Religi ini menjadi salah satu agenda penting menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang mengusung semangat pengabdian Polri untuk masyarakat. Dengan hadir langsung di tengah masyarakat, Polres Bitung berharap kepercayaan publik terhadap institusi Polri semakin meningkat dan sinergitas yang telah terbangun dapat terus terjaga demi mewujudkan Kota Bitung yang aman, damai, dan harmonis.
(Nove)
