
Kunjungan tersebut menjadi sinyal kuat komitmen Korem 131/Santiago dalam membangun sinergi lintas instansi guna menjaga kedaulatan dan keamanan wilayah perairan yang memiliki nilai strategis tinggi bagi Indonesia. Sulawesi Utara diketahui berada di jalur pelayaran internasional serta berbatasan langsung dengan negara tetangga, sehingga membutuhkan pengawasan dan koordinasi yang kuat antar lembaga keamanan.
Dalam pertemuan itu, Brigjen TNI Yuri Elias Mamahi didampingi Kasiintel Kasrem 131/Santiago Kolonel Inf Denver M. Harriadhy Napu dan disambut langsung oleh Kepala Zona Maritim Tengah Bakamla RI, Laksamana Pertama Bakamla Teguh Prasetya beserta jajaran pejabat utama Bakamla.
Danrem menegaskan bahwa Korem 131/Santiago siap mendukung penuh upaya pengamanan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia melalui peningkatan koordinasi dengan Bakamla RI, khususnya dalam menjaga kawasan perbatasan, mencegah pelanggaran hukum di laut, serta memperkuat sistem pertahanan wilayah.
“Sinergi antara TNI dan Bakamla menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas keamanan maritim, terutama di kawasan Sulawesi yang memiliki posisi strategis bagi kepentingan nasional,” demikian substansi yang mengemuka dalam pertemuan tersebut.
Sementara itu, Kepala Zona Maritim Tengah Bakamla RI, Laksma Bakamla Teguh Prasetya, menekankan pentingnya komunikasi dan koordinasi yang berkelanjutan antarinstansi dalam menghadapi berbagai tantangan keamanan laut, mulai dari pelanggaran batas wilayah, penyelundupan, hingga ancaman terhadap sumber daya kelautan nasional.
Kunjungan ke Bakamla merupakan bagian dari rangkaian silaturahmi dan konsolidasi yang dilakukan Brigjen TNI Yuri Elias Mamahi sejak resmi menjabat Danrem 131/Santiago menggantikan Brigjen TNI Martin Susilo M. Turnip. Sebagai mantan Wakil Inspektur Kopassus, Yuri diharapkan mampu membawa energi baru dalam memperkuat pembinaan teritorial, stabilitas keamanan, serta kolaborasi dengan seluruh unsur Forkopimda dan instansi vertikal di Sulawesi Utara.
Dengan semakin eratnya sinergi antara Korem 131/Santiago dan Bakamla Zona Maritim Tengah, masyarakat berharap pengawasan laut, keamanan perbatasan, serta perlindungan kedaulatan NKRI di kawasan timur Indonesia dapat semakin optimal di tengah meningkatnya dinamika keamanan maritim regional.
(Nove)
