― Advertisement ―

Polrestabes Surabaya Hadirkan Ajang Hoofdbureau City Night Race – Kapolrestabes Surabaya Cup 2026

Surabaya,wirafokus.com— Polrestabes Surabaya menghadirkan ajang Hoofdbureau City Night Race – Kapolrestabes Surabaya Cup 2026 sebagai ruang bagi anak muda dan komunitas otomotif untuk menyalurkan...
BerandaPeristiwaAroma Cengkeh Sulut Memikat Jawa Timur, Emil Dardak: Sangat Eksotis dan Bernilai...

Aroma Cengkeh Sulut Memikat Jawa Timur, Emil Dardak: Sangat Eksotis dan Bernilai Tinggi

Kekayaan alam Sulawesi Utara kembali mendapat perhatian nasional. Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak, memuji potensi besar yang dimiliki Sulawesi Utara, khususnya komoditas cengkeh yang dinilainya memiliki aroma khas dan sangat eksotis.
MANADO,wirafokus.com– Kekayaan alam Sulawesi Utara kembali mendapat perhatian nasional. Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak, memuji potensi besar yang dimiliki Sulawesi Utara, khususnya komoditas cengkeh yang dinilainya memiliki aroma khas dan sangat eksotis.

Pujian tersebut disampaikan Emil Dardak saat menghadiri kegiatan Misi Dagang dan Investasi antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara yang berlangsung di Manado. Dalam kesempatan itu, ia menegaskan bahwa Sulut merupakan daerah yang diberkati dengan sumber daya alam melimpah, mulai dari sektor perkebunan hingga kelautan.

Menurut Emil, cengkeh, kelapa, dan berbagai komoditas unggulan yang tumbuh di dataran tinggi Sulawesi Utara memiliki daya tarik tersendiri. Aroma cengkeh Sulut yang khas menjadi salah satu identitas daerah yang dikenal hingga ke berbagai pasar nasional maupun internasional. Karakteristik tersebut juga didukung oleh kualitas minyak atsiri yang tinggi sehingga memiliki nilai ekonomi yang besar.

Selain sektor perkebunan, Emil menyoroti kekuatan maritim Sulawesi Utara yang dinilai sangat menjanjikan. Dengan wilayah laut yang jauh lebih luas dibanding daratan, Sulut memiliki potensi perikanan yang mampu menjadi penggerak ekonomi kawasan timur Indonesia. Salah satu contoh nyata adalah komoditas tuna asal Sulut yang selama ini menjadi bagian penting dalam rantai industri pengolahan di Jawa Timur.

“Potensi Sulawesi Utara sangat luar biasa. Tidak hanya menjadi pasar, tetapi juga daerah penghasil berbagai komoditas unggulan yang dibutuhkan daerah lain,” ujar Emil dalam kegiatan tersebut.

Dalam forum yang mempertemukan pelaku usaha dari kedua provinsi itu, Emil juga menekankan pentingnya sinergi ekonomi antara Jawa Timur dan Sulawesi Utara. Menurutnya, kedua daerah memiliki keunggulan yang berbeda namun saling melengkapi. Jawa Timur memiliki akses kuat ke pasar barat Indonesia hingga mancanegara, sementara Sulut memiliki posisi strategis sebagai gerbang menuju kawasan Pasifik dan Filipina.

Sementara itu, Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Victor Mailangkay, menyebut misi dagang dan investasi tersebut sebagai langkah strategis untuk memperkuat konektivitas ekonomi, memperluas akses pasar, meningkatkan transaksi perdagangan, serta mendorong investasi yang saling menguntungkan antara kedua provinsi.

Melalui kerja sama yang terus diperkuat, pemerintah berharap komoditas unggulan Sulawesi Utara seperti cengkeh, kelapa, dan hasil perikanan dapat memperoleh nilai tambah yang lebih besar, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat posisi Sulut sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi di kawasan timur Indonesia.

(Nove)