― Advertisement ―

Polrestabes Surabaya Hadirkan Ajang Hoofdbureau City Night Race – Kapolrestabes Surabaya Cup 2026

Surabaya,wirafokus.com— Polrestabes Surabaya menghadirkan ajang Hoofdbureau City Night Race – Kapolrestabes Surabaya Cup 2026 sebagai ruang bagi anak muda dan komunitas otomotif untuk menyalurkan...
BerandaPeristiwaKerjasama Antara SMK Partnership dengan PT. Yamaha Menjadi Wujud Nyata Penguatan Dunia...

Kerjasama Antara SMK Partnership dengan PT. Yamaha Menjadi Wujud Nyata Penguatan Dunia Pendidikan dan Dunia Industri

Dunia pendidikan memang perlu dan harus ada penunjang dalam bekerjasama dengan sebuah perusahaan industri dan ini memperkokoh sinergi antara pendidikan dan industri. Seperti yang dilakukan oleh SMK yang berkesempatan untuk mendapatkan pembelajaran berbasis industri, pelatihan langsung dari praktisi, hingga peluang kerja setelah lulus SMK.
Malang,wirafokus.com- Dunia pendidikan memang perlu dan harus ada penunjang dalam bekerjasama dengan sebuah perusahaan industri dan ini memperkokoh sinergi antara pendidikan dan industri. Seperti yang dilakukan oleh SMK yang berkesempatan untuk mendapatkan pembelajaran berbasis industri, pelatihan langsung dari praktisi, hingga peluang kerja setelah lulus SMK.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Aries Agung Paewai, memberikan pengarahan pada kegiatan Penandatanganan kembali Piagam Kerjasama antara SMK Partnership Yamaha Se-Karesidenan Malang dengan PT. Roda Sakti Surya Megah (PT. RSSM), dan PT. Yamaha Indonesia Motor Manufakturing, pada Selasa (14/10), di Malang.

Menurut keterangan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Aries Agung Paewai, mengatakan,”Sinergi seperti ini menjadi kunci percepatan peningkatan daya saing lulusan SMK, sekaligus memperkuat kontribusi pendidikan terhadap pembangunan daerah.”kata Aries.

Kerjasama antara SMK Partnership Yamaha dan Industri Otomotif ini, telah terjalin sejak lama dan terus diperbarui sebagai bentuk komitmen jangka panjang, dan melalui kemitraan ini, siswa SMK berkesempatan untuk mendapatkan pembelajaran berbasis industri, pelatihan langsung dari praktisi, hingga peluang kerja setelah siswa tersebut lulus nantinya. (dwiw/red)