― Advertisement ―

Fasilitas Wartelsuspas Rutan Kelas I Surabaya Diharapkan Menjaga Kondisi Psikologis Warga Binaan

Sidoarjo,wirafokus.com— Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Surabaya menyediakan fasilitas Warung Telekomunikasi Khusus Pemasyarakatan (Wartelsuspas) sebagai sarana komunikasi resmi bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP)...
BerandaPeristiwaKepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Beri Arahan Kegiatan Peningkatan Kompetensi Guru...

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Beri Arahan Kegiatan Peningkatan Kompetensi Guru KKA Se-Jawa Timur di Malang

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Aries Agung Paewai melaksanakan kegiatan pada Senin (13/10), yaitu kegiatan memberikan pengarahan dalam kegiatan Peningkatan Kompetensi Guru dengan Mata Pelajaran KKA (Koding dan Kecerdasan Artifisial), untuk jenjang SMK Tingkat Provinsi Jawa Timur tahun 2025, dilaksanakan di Hotel Tuwuh , Malang.
Malang,wirafokus.com- Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Aries Agung Paewai melaksanakan kegiatan pada Senin (13/10), yaitu kegiatan memberikan pengarahan dalam kegiatan Peningkatan Kompetensi Guru dengan Mata Pelajaran KKA (Koding dan Kecerdasan Artifisial), untuk jenjang SMK Tingkat Provinsi Jawa Timur tahun 2025, dilaksanakan di Hotel Tuwuh , Malang.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Bidang Pembinaan GTK Dinas Pendidikan Jawa Timur ini, menjadi langkah strategis dalam memperkuat kapasitas guru agar mampu mengintegrasikan teknologi digital dan kecerdasan buatan dalam proses pembelajaran.

Dalam amanatnya, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Aries Agung Paewai mengatakan,”Bapak-Ibu Guru Hebat, hari ini kita tidak sekadar bicara tentang teknologi, kita sedang bicara tentang masa depan anak-anak kita, Coding Dan Al bukan ancaman, tapi alat luar biasa untuk mengasah logika, kreativitas, dan kemanusiaan, mari kita bimbing siswa agar bukan hanya pengguna teknologi, tapi pencipta masa depan digital Indonesia.”jelasnya.

Melalui pelatihan ini, Dinas Pendidikan Jawa Timur terus mendorong lahirnya generasi pendidik inovatif yang siap membimbing siswa menghadapi era industri berbasis Al.

“Guru harus menjadi motor perubahan dalam menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan tantangan zaman, Koding dan kecerdasan Artifisial bukan sekedar teknologi, tetapi bahasa masa depan,” pungkasnya. (dwiw)