
Korban penemuan mayat berikutnya setelah sebelumnya juga ditemukan mayat di Terminal Purabaya Bungurasih Waru Sidoarjo, tepatnya pada Minggu (27/7), sekira pukul 10.30 WIB.
Korban meninggal yang ditemukan di Terminal Purabaya Bungurasih Waru Sidoarjo atas nama SA (59th), laki-laki beralamat sesuai identitas KTP Dusun Kapitan RT.002/RW.001 Ds. Menampu Kec. Gumuk Mas, Kab. Jember, dan diketahui tergeletak tak bernyawa di Selter lorong 12, yang juga korban didampingi oleh istrinya.
Sebelum terjadinya penemuan mayat tersebut, menurut keterangan dari istri korban yang mendampingi korban saat setelah selesai menghadiri acara Giat Sosialisasi Pertanian di Hotel Shangri-La, kedua pasangan suami istri ini akan kembali ke tempat asalnya di Jember.
Saat sebelum kepulangannya ke Jember, korban SA bersama istri menuju ke Terminal Purabaya Bungurasih Waru Sidoarjo, dengan menumpang atau menaiki menggunakan sarana bus, dan turun di terminal Purabaya Bungurasih, sambil didampingi istrinya, berjalan menuju ke Selter 12, namun kondisi korban SA dalam keadaan kondisi sakit, berjalan dengan sempoyongan, dan korban mengeluh sakit, serta batuk-batuk sambil mengeluarkan darah, setelah itu korban didudukan sandar ke lantai, dan tak lama kemudian korban dinyatakan meninggal dunia.
Tak menunggu lama, petugas terminal Purabaya Bungurasih segera menghubungi Polsek Waru Polresta Sidoarjo.
Tak lama kemudian anggota Polsek Waru yang dipimpin langsung oleh Kanitreskrimnya AKP A.A Putrawan, S.H., M.H., guna melakukan olah TKP, serta menggali informasi dari saksi-saksi yang terdekat dengan kejadian ditemukan mayat tersebut.
Setelah Polsek Waru melakukan olah TKP, segera tim INAFIS Polresta Sidoarjo juga mendatangi TKP guna melakukan identifikasi terhadap mayat korban.
Setelah dilakukan olah TKP dan mengidentifikasi terhadap mayat korban, kini mayat korban dievakuasi oleh ambulance untuk dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jatim, guna menindaklanjuti serta melakukan pemeriksaan melalui visum et repertum.
Menurut keterangan Kanitreskrim Polsek Waru Polresta Sidoarjo AKP A.A Putrawan, S.H., saat dikonfirmasi mengatakan,”korban meninggal ini sebenarnya mau pulang ke daerah asalnya bersama istrinya, saat setelah menghadiri acara di Shangri-La Surabaya, namun sebelum naik bus antar kota tujuan Jember, keburu korban meregang nyawa dan meninggal dunia di Terminal Purabaya Bungurasih Waru Sidoarjo,” jelasnya.
“Hasil dari analisa serta pemeriksaan olah TKP, antara lain TKP berada di dalam terminal Purabaya Bungurasih, menurut keterangan dari istri korban meninggal mendadak, diakibatkan mengalami sakit sebelumnya, korban saat meninggal didampingi istrinya di tempat umum, tidak diketemukan tanda-tanda kekerasan ditubuh korban, serta tidak ada barang milik korban yang hilang,” pungkasnya. (dwiw)
