
Malang, Wirafokus.com – Maraknya aksi pencurian yang dilakukan anak dibawah umur di kota Malang tepatnya didaerah Kecanatan Sukun membuat resah warga sekitarnya. Meskipun kawanan pencuri yang dilakukan anak di bawah umur namun perlu diwaspadi karena sangat profesional dan terorganisir dalam menjalankan aksinya.
Hal tesebut saat terjadi kejadian pada hari senin (9/12/24) tepatnya sekitar pukul 20.00 s/d 23.00 Wib di jalan Mergan Veteran (Rumah Bpk Ketua RW 11). Kecamatan Sukun, Malang.
Kawanan pencuri tersebut sebelumnya juga melakukan aksi pencurian di tempat yang sama cuma beda yaitu RW 12 dan pernah ditangkap oleh warga setempat juga namun dilepas karena masih dibawah umur (anak-anak).
Pelaku pernah ditangkap di daerah Kecamatan Sukun oleh tuan rumah sendiri, lalu di interogasi bersama warga setempat, kemudian para pelaku – pelaku lain dihadirkan dan diantarkan oleh salah satu pihak orang tua pelaku.
Para pelaku pencurian yang pernah ditangkap warga yaitu ALM (15), TGR (13), RGR (14), FRL (13), NND (16) semuanya warga kecamatan Sukun, Malang
Pelaku ditangkap oleh tuan rumah sendiri, lalu di interogasi bersama warga setempat, kemudian para pelaku – pelaku lain dihadirkan dan diantarkan oleh salah satu pihak orang tua pelaku.

Sementara itu salah satu tokoh masyarakat setempat yang tidak mau disebutkan namanya menjelaskan bahwa warga yang biasa dipanggil Masis telah kehilangan motor maticnya namun ada warga kami yang mengetahui ternyats ada beberapa anak- anak yang mengambil motor dari tempat diparkiran seperti biasa.
“Karena yang mengambil anak-anak warga menbiarkannya karena seolah seperti tidak ada tanda-tanda gelagat seperti pencuri, karena dianggap itu mungkin saudara keponakan korban pemilik kendaraan yang dicuri,” katanya kepada awak media, Selasa, (17/12/2024).
Dari informasinya bahwa salah satu pelaku pernah diserahkan ke Kepolisian kemudian dilepaskan lagi karena masih di bawah umur dan modus dari para pelaku yaitu melakukan pencurian di toko – toko kelontong, sepeda motor, penjarahan uang di tempat usaha kecil bahkan para pelaku teesebut jufa pernah mencuri kotak amal WC Umum di TPU Mergan.
Melihat dai peristiwa diatas kami menghimbau kepada orang tua agar mengawasu pergaulan anaknya dan untuk warga perkampungan dan perumahan sebaiknya tetap waspada terhadap lingkungannya
Harap sama – sama waspada di lingkungan sekitar kita, pelaku pencurian anak-anak kecil (sulit terdeteksi karena masih di bawah umur) (Andi/Glh)
