
Penulis : Priscilla Zeni Putri, Siswi Kelas 7B/26
Surabaya, Wirafokus.com – Bentuk implementasi dari salah satu nilai dasar serviam, yaitu cinta dan belas kasih, hal tersebut dilakukan siswa-siswi SMP Santa Maria Surabaya dengan menggelar kegiatan Bakti Sosial (Baksos).
Acara yang digelar pada hari, Senin, (18/12/2023) di Lapangan Tumapel, Surabaya dihadiri para alumni salah satunya adalah Melati Tedja yang kini menjadi Puteri Indonesia Jawa Timur 2024.
Baksos yang digelar oleh siswa-siswi SMP Santa Maria Surabaya kali sangat berbeda dengan baksos sebelumnya.
Baksos yang dilakukan kali ini yakni dengan menggelar Pasar Murah Aksi Natal untuk warga sekitar sekolah., adapun dalam pasar murah tersebut berupa penjualan barang bakas yang masih layak dipakai yang dikumpulkan oleh para siswa kemudian dijual dengan harga murah kepada warga sekitar sekolah kemudian hasil dari penjualan barang bekas ini akan digunakan untuk bakti sosial kepada orang-orang yang membutuhkan.
Melati Tedja salah satu alumni Santa Maria, Surabaya yang hadir pada saat itu membagikan pengalamannya yang menginspirasi dalam talkshow hari ini.
“Gunakan jatah gagal kalian selagi masih muda, selagi ada kesempatan coba apa yang ingin kita lakukan. Kalimat itu menginspirasi saya untuk terus mencoba dan mencoba walaupun gagal,” kata Melati Tedja yang juga seorang pemain basket yang sempat menjuarai JRBL tahun 2013 bersama tim basketnya.
Acara Pasar Murah Aksi Natal dimulai dengan pembacaan doa dan sambutan dari Bu Martha dan Kak Melati.
Dalam sambutannya Bu Martha dan Kak Melati dapat disimpulkan bahwa pendidikan tidak selalu tentang akademik dan nilai. Contohnya di kegiatan hari ini kita bisa belajar berkomunikasi, menghargai satu sama lain, dan mengetahui bahwa kita semua berbeda. Berbagai nilai dasar serviam dapat kita temukan dalam kegiatan ini, seperti semangat pelayanan serta cinta dan belas kasih.
Sebelum acara pasar murah dibuka menampilkan tim dance yang disambut antusias oleh para pengunjung stand, kemudian dilanjutkan dengan pemotongan pita yang menandakan bahwa acara resmi dimulai.
Dalam pasar murah aksi natal harga yang diberikan siswa-siswa sangat murah, namun tak jarang para warga melakukan tawar-menawar. Dari kegiatan pasar murah ini kami bisa belajar melayani sesama, menghargai. Dengan mengadakan kegiatan ini kami juga bisa berbagi kepada orang lain dan membuat barang yang sudah tidak gunakan menjadi bermanfaat bagi orang lain. (Fks)
