
Penulis : Aurelia Renata Harianto Ketua kelas IXC/5
Surabaya, Wirafokus.com – Sebagai wujud nyata berbagi kepada orang yang membutuhkan merupakan suatu tujuan yang sangat mulia, hal tersebut diwujudkan oleh siswa-siswi kelas IXC SMP Santa Maria Surabaya dengan melaksanakan bakti sosial (Baksos) Panti Asuhan Yestoya di Jl. Jemur Andayani VIII No.5, Surabaya
Kegiatan yang dilaksanakan pada hari Selasa, (19/12/2023) dengan tujuan meningkatkan kesadaran, membantu sesama dan juga wujud nyata nilai Serviam “Cinta dan Belas Kasih” dan juga “Semangat Pelayanan”.
Aurelia Renata Harianto mengatakan bahwa saya sangat senang bisa melakukan berbagi kasih ini bersama-sama satu kelas kami dan kegiatan tersebut mendapat antusias dati teman-teman karena perbuatan baik tidak hanya berhenti sekedar wacana dan kata-kata namun perlu tindakan nyata.
“Demi lancarnya dan keberhasilan kegiatan tersebut kami sudah nempersiapkan beberapa minggu sebelumnya,” kata Aurelia Renata Harianto yang juga sebagai ketua kelas IXC

Aurelia Renata Harianto atau yang akrab dipanggil Aurel menambahkan bahwa hasil dari penjualan barang bekas kami belanjakan sembako yang kemudian kami kemas agar memudahkan untuk membawanya dan sasaran baksos yang kami laksanakan sesuai keputusan bersama dan wali kelas
Sementara itu Claudia yang juga siswi kelas IXC mengatakan bahwa dengan adanya kegiatan ini kami menjadi bisa lebih bersyukur atas apa yang sudah Tuhan berikan kepada saya.
“Kami bisa melihat secara langsung ternyata masih banyak orang-orang yang membutuhkan perhatian dan kasih kita semua dan di panti asuhan yang kami kunjungi, bisa mendengarkan cerita-cerita mereka yang tidak kami alami,” kata Claudia
Kegiatan aksi nyata ini dirancang oleh OSIS yang merupakan salah satu upaya mewujudkan belarasa dan empati terhadap sesama yang membutuhkan.
Aksi nyata ini dialami oleh seluruh siswa-siswi dan dilakukan secara utuh. Dimulai dari memilih dan memilah barang-barang yang sudah tidak dipakai tetapi bisa jadi masih bermanfaat bagi orang lain. Barang-barang bekas layak pakai tersebut bisa pakaian, sepatu, sandal, tas, mainan, dompet atau yang lain. Barang-barang dikumpulkan sesuai kelasnya kemudian diberi harga sesuai kondisi barangnya. Setelah barang terjual, uang dibelanjakan sembako dan disalurkan ke masyarakat yang membutuhkan. Dari alur kegiatan ini, harapannya siswa-siswi mendapatkan karakter rela hati menolong dan membantu sesama yang membutuhkan tanpa langsung meminta langsung dari orang tua. Saat berjumpa dengan sesama yang dibantu, siswa-siswi dapat langsung melihat secara nyata yang mereka alami.
Seperti diketahui sebelumnya dilaksanakan kegiatan Pasar Murah Aksi Natal oleh kelas VII, VIII dan IX dengan menjual barang-barang bekas layak pakai yang berasal dari siswa-siswi. Hasil dari penjualan ini digunakan untuk membeli sembako untuk aksi nyata hari ini. Semua siswa berpartisipasi aktif dan dengan penuh semangat dalam kegiatan aksi nyata ini.
Akhir dari aksi nyata ini, siswa-siswi melakukan refleksi dari apa yang sudah dilakukan. (Fks)
