― Advertisement ―

Pangdam I/BB Hadiri Pengungkapan 1.160 Paket Ketamine di Kapal Tanker Global 168

MEDAN,wirafokus.com— Aparat gabungan mengungkap dugaan penyelundupan narkotika jenis ketamine yang diangkut kapal tanker Global 168. Sebanyak 1.160 paket yang masing-masing disebut berbobot sekitar satu...
BerandaKotaPembentakan Seorang Anggota Lalu Lintas Polsek Kenjeran Terhadap Seorang Jurnalis Berujung Damai

Pembentakan Seorang Anggota Lalu Lintas Polsek Kenjeran Terhadap Seorang Jurnalis Berujung Damai

Anggota Satlantas yang sedang berjabat tangan tanda selesainya permasalahan pembentakan terhadap kawan jurnalis disaksikan Kanitreskrim AKP Suryadi, S.H.

Surabaya,wirafokus.com- Dengan adanya pemberitaan yang diberitakan oleh beberapa media terkait pembentakan seorang oknum Anggota Satlantas Polsek Kenjeran Polres Pelabuhan Tanjung Perak terhadap seorang jurnalis berinisial F yang melaksanakan tugas peliputan kejadian kecelakaan pada Minggu (5 Juni 2022) dini hari, berujung damai.

Pasalnya dalam permasalahan tersebut peluhan jurnalis mendatangi Polsek Kenjeran untuk melakukan jumpa pers, Senin (6 Juni 2022), sekira pukul 17.00 WIB.

Hadir dalam jumpa pers antara lain, Kanit Lantas dan Kanitreskrim Polsek Kenjeran, bersama puluhan jurnalis yang berbeda media.

Dalam keterangannya, Kanitreskrim AKP Suryadi, S.H., bersama anggota yang bersangkutan meminta maaf saat adanya insiden pembentakan anggota Satlantas terhadap F yang seorang jurnalis salah satu Media di Surabaya.

Anggota Satlantas yang membentak menjelaskan tentang hal yang terjadi sesungguhnya,” Saat kejadian itu sebenarnya ada dua kecelakaan mas, dan pada waktu itu juga banyak sekali masyarakat yang mengambil gambar melalui handphone masing-masing, dan ada juga yang sempat-sempatnya Nge-Vlog disaat kejadian tersebut, sehingga saya secara pribadi berfikir, kasihan psikologi keluarga korban jika mengetahui saudaranya meninggal, apalagi saat saya melihat korbannya yang meninggal kondisi otaknya sudah berceceran, maka secara reflek saya marah-marah sama warga didekat lokasi kejadian, untuk tidak mengambil gambar, merekam video, pas saya marah, kebetulan didekat saya muncul mas F, sehingga apa yang saya lontarkan dengan kata-kata tersebut secara spontan saya lontarkan ke mas F, karena saya juga bingung menangani kecelakaan tersebut, disamping itu saya juga menerima panggilan Siaga 2 dari Polrestabes, bahwa ada kecelakaan lagi yang sama di jalan tersebut, namun wilayah tersebut ikut wilayah hukum Polsek Tambaksari Polrestabes Surabaya,” ungkapnya.

Dan dirinya juga meminta maaf atas kejadian tersebut, dan tidak ada maksud yang artinya membentak terhadap Jurnails, karena Polri dan Pers selalu berdampingan dan bersinergi.

“sekali lagi saya minta maaf dan untuk kedepannya jika ada kejadian kecelakaan, maka lebih baik langsung tanya anggota laka lantasnya, maka kami akan melayani dan mempersilahkan untuk mengambil liputannya atau juga monggo ambil gambar bila diperlukan data juga monggo,” tandasnya.

Dengan dibantu memediasi terkait masalah tersebut, AKP Suryadi, S.H., juga menyampaikan,” saya berterima kasih atas kedatangan kawan-kawan jurnalis, saya wakil dari Polsek Kenjeran meminta maaf atas kejadian kemarin yang menimpa mas F yang saya ketahui dan saya kenal dekat terhadap mas F juga sudah lama mengenal, kami sekali lagi minta maaf, dan ini juga buat masukan bagi semua anggota kami, agar kedepannya lebih baik dan tidak terjadi hal seperti ini lagi,” ungkap AKP Suryadi S.H., selaku Kanitreskrim Polsek Kenjeran, yang juga pada waktu kejadian berada di lokasi insiden tersebut.

Permasalahan sudah selesai dengan ditandai photo bersama dan saling berjabat tangan kawan jurnalis F bersama Anggota Lantas Polsek Kenjeran yang bersangkutan. (dwiw)