― Advertisement ―

Polrestabes Surabaya Hadirkan Ajang Hoofdbureau City Night Race – Kapolrestabes Surabaya Cup 2026

Surabaya,wirafokus.com— Polrestabes Surabaya menghadirkan ajang Hoofdbureau City Night Race – Kapolrestabes Surabaya Cup 2026 sebagai ruang bagi anak muda dan komunitas otomotif untuk menyalurkan...
BerandaPeristiwaMasalah Ekonomi Rumah Tangga, TKP Berbicara

Masalah Ekonomi Rumah Tangga, TKP Berbicara

Kompol Ari Bayuaji saat berada di tempat kejadian perkara (TKP) bersama anggotanya dan korban bunuh diri yang masih menggantung

Surabaya,wirafokus.com- Warga Tenggumung Karya pada Jum’at (21 Januari 2022), sekira pukul 11.15 WIB, dikejutkan adanya seorang laki-laki bernama Ahmad Rosidi (47th) mengakhiri hidupnya dengan cara menggantung diri di Jl. Tenggumung Karya Lor Gang 3 no. 9 Surabaya.

Awal diketahuinya aksi bunuh diri yang dilakukan oleh korban Ahmad Rosidi dengan menggantung diri ini, diketahui saudara serumah yaitu Khoirul Anwar (40th) yang beralamatkan sama dengan korban Jl. Tenggumung Karya Lor Gang 3 No. 9 Surabaya, sekira pukul 11.15 WIB.

Awalnya saksi Khoirul Anwar pulang ke rumah, mau memberi uang kepada korban Ahmad Rosidi, dan saat masuk rumah, Khoirul Anwar melihat TV dalam rumah masih keadaan menyala, serta saat itu pula saksi Khoirul Anwar terkejut dengan pemandangan yang tak seharusnya terjadi, yaitu korban Ahmad Rosidi terlihat dalam keadaan menggantung dengan seutas tali yang terlilit di leher dan menggantung di atap rumah.

Dan dilihatnya, korban sudah meninggal dunia, disitu pula saksi menemukan surat yang sudah ditulis oleh korban sebelum mengakhiri hidupnya.

Menurut keterangan dari saudara kandungnya, korban mempunyai masalah dengan rumah tangganya yaitu dengan istrinya, dan sudah keluar dari rumah atau pisah sejak setahun yang lalu, karena masalah terhimpit oleh ekonomi.

Sehingga korban kembali pulang di rumah Jl. Tenggumung Karya Lor Gang 3 No. 9 Surabaya bersama saudara kandungnya.

Menurut keterangan Kapolsek Semampir Kompol Ari Bayuaji membenarkan adanya korban meninggal akibat bunuh diri, dan saat dikonformasi oleh awak media mengatakan,” memang benar ada korban meninggal dunia akibat bunuh diri dengan cara menggantung, dan permasalahannya menurut keterangan dari keluarga yang serumah yaitu, korban mempunyai masalah keluarga dengan istrinya dan korban sudah satu tahun meninggalkan rumahnya, sehingga korban pulang di rumah yang satu saudara dengan korban,” ungkap Ari.

TKP rumah korban yang dijadikan untuk mengakhiri hidupnya dengan cara menggantung dan saat korban akan dibawa ke Kamar Mayat RSUD. dr. Soetomo Surabaya.

“Pada saat saudara korban yang juga saksi mau masuk rumah, tiba-tiba saksi terkejut melihat dengan adanya korban Ahmad Rosidi mengakhiri hidupnya dengan cara menggantung dalam keadaan sudah meninggal dunia,” tambahnya.

Kemudian korban dibawa ke kamar mayat RSUD dr. Soetomo Surabaya oleh Tim Inafis Polres Pelabuhan Tanjung Perak, untuk dilakukan Autopsi dan pemeriksaan lebih lanjut. (dwiw)