Penolakan Surat Ajakan Risma, Putra Inisiator PDIP : Nek Gak Wani Ngelawan Duduk Arek Suroboyo!

13
Jagad Hariseno

Surabaya, wirafokus.com– Perlawanan masyarakat terhadap beredarnya surat ajakan Tri Rismaharini untuk memilih pasangan calon (paslon) tertentu di Pilwali Surabaya 2020, diapresiasi oleh putra sulung inisiator PDIP, Jagad Hariseno.

’’Saya sampaikan terimakasih setulus-tulusnya atas segala dukungan seluruh warga Surabaya yang pada hari ini telah melawan oligarki Risma,’’ kata Jagad Hariseno, Kamis (3/12/2020).

Adanya perlawanan warga dikatakan Seno (Jagad Hariseno) menjadi titik kemenangan bersama. Sebuah perubahan besar akan disambut bersama. ’’Saatnya kita wani dan maju untuk Surabaya,’’ kata dia.

Penolakan demi penolakan terhadap surat yang diduga diedarkan oleh Tri Rismaharini, menjadi tonggak sejarah terhadap warga Surabaya di berbagai wilayah. Baik di perkampungan, maupun di perumahan.

Seno juga mengajak warga untuk berbondong-bondong mencoblos paslon nomor urut 2 (Machfud Arifin-Mujiaman Sukirno), pada tanggal 9 Desember mendatang. Alasannya, dengan menciptakan perubahan melalui keberanian perlawanan, maka hal tersebut juga menjadi kemenangan berbagai pihak.

’’Kemenangan partai politik, kemenangan bagi ASN dan tenaga kontrak di Pemerintahan Kota Surabaya, kemenangan Surabaya,’’ terang alumnus ITS Surabaya ini.

Seruan tersebut juga disiarkan oleh Seno melalui rekaman suara berdurasi 2 menit 29 detik, dengan lantang dan tegas menyoal perlawanan terhadap oligarki Risma. ’’Arek-Arek Suroboyo Wani ngelawan. Nek gak wani, duduk Arek Suroboyo,’’ terang dia.(bam)