Asyik Beri Garansi Paslon, PKS All Out di Jatim

13
Ahmad Syaikhu bersama Machfud Arifin dan kader PKS dalam konsolidasi pemenangan Pilkada Jawa Timur di Surabaya

Surabaya, wirafokus.com- Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Syaikhu memastikan struktur, kader dan seluruh sumber daya PKS all out memenangkan Pilkada di Jawa Timur.

Hal itu dibuktikan dengan ikrar dan komitmen pemenangan Pilkada di Jawa Timur oleh seluruh kader, struktur dan pasangan calon (paslon).

Ahmad Syaiku mengatakan, meski tidak ada kader PKS dalam Pilkada Serentak di 19 kabupaten/kota di Jatim, tidak akan mengurangi militansi kader dan struktur PKS.

“Kepada para pasangan calon kepala daerah dan wakil kepala daerah yang diusung dan didukung PKS, jangan pernah ragu. Garansi kami lewat tiga modal utama yaitu militansi kader, soliditas struktur dan teamwork akan gas pol kami berikan,” papar pria yang akrab disapa Asyik itu dalam Konsolidasi Pemenangan Pilkada Jawa Timur di Dyandra Convention Center Surabaya, Rabu (2/12/2020).

Asyik menegaskan, saat komitmen PKS dibuat untuk mengusung dan mendukung pasangan calon, maka komitmen yang sama harus diberikan para kader. “Harus bekerja total dan all out serta tidak main-main di Pilkada Jatim,” ucap Asyik.

Ahmad Syaikhu (kiri) dan Ketia DPW PKS Jatim Irwan Setiawan

Totalitas kader PKS bukan hanya diberikan dalam sosialisasi dan kampanye pemenangan, tetapi juga saat mengawal suara pasangan calon.

“Seperti di Surabaya PKS diberikan amanah menjadi saksi, maka bekerjanya kader PKS tidak hanya sampai pemungutan suara, tapi sampai setelahnya wajib mengawal sampai menang,” katanya.

Asyik optimis pasangan nomor urut 2 Machfud Arifin-Mujiaman akan keluar sebagai pemenang di Pilkada Surabaya. “Insya Allah Machfud Arifin-Mujiaman menang di Pilkada Surabaya,” tandasnya penuh keyakinan yang kemudian dilanjutkan dengan ucapan takbir: Allahu Akbar!

Sementara untuk Pilkada Serentak di 19 kabupaten dan kota di Jatim, PKS mengusung calon di 16 daerah dan mendukung calon di 3 daerah lainnya.

“Kita akan gas pol untuk memenangkan calon yang kita usung di seluruh kabupaten dan kota di Jawa Timur,” kata pria kelahiran Cirebon, Jawa Barat, 23 Januari 1965 itu. (pin)