Strategi Petrokimia Gresik Tidak Tertandingi di Media Digital 2020

17

 

Kedekatan interaksi komunikasi Dwi Satriyo Annurogo dengan pemilik kios pupuk dan prodik pertanian

Gresik, wirafokus.com – Direktur Utama Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia, Dwi Satriyo Annurogo dinobatkan sebagai “Pemimpin Anak BUMN Terpopuler di Media Digital 2020” dalam ajang Anugerah Humas Indonesia (AHI) 2020.

Selain itu, Petrokimia Gresik juga menjadi “Anak BUMN Terpopuler di Media Digital 2020”. Penghargaan disampaikan secara virtual, Kamis (26/11/20).

Sekretaris Perusahaan (Sesper) Petrokimia Gresik, Yusuf Wibisono menjelaskan bahwa AHI merupakan barometer pencapaian tertinggi atas kinerja Humas Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

Penghargaan ini diberikan kepada Direktur Utama dan Petrokimia Gresik karena keberhasilan strategi Kehumasan dalam mengemas kinerja perusahaan sehingga menarik bagi media massa, khususnya media digital yang saat ini perkembangannya semakin pesat.

Diantaranya, Petrokimia Gresik aktif melakukan digital campaign yang memanfaatkan seluruh saluran komunikasi perusahaan, seperti campaign #siaPGantikebiasaan sebagai kampanye perusahaan untuk mengajak karyawan bersama masyarakat disiplin protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19, kemudian #CerdasBerplastik, Petro Agrifood Journey, Petrobiofeed Qurban Digital, dan lain sebagainya.

“Melalui berbagai program campaign tersebut Petrokimia Gresik mampu mendongkrak pemberitaan positif di media massa,” tandas Yusuf.

Selain itu, aktivasi di media digital melalui challenge dan kuis yang melibatkan audiens juga berhasil menimbulkan engagement tinggi. Inilah alasan Direktur Utama beserta perusahaan berhasil menjadi terpopuler di media digital.

Adapun saluran komunikasi yang miliki persahaan antara lain press release, website, dan media sosial, seperti Instagram (IG), Youtube dan Facebook (FB). Dimana IG perusahaan dengan akun @petrokimiagresik_official saat ini telah memiliki 51.100 follower, Youtube
perusahaan bernama Petrokimia Gresik memiliki 6.6200 subscriber, sedangkan FB Petrokimia Gresik dengan akun PT Petrokimia Gresik Official saat ini sudah memiliki 14.773 follower.

“Media sosial perusahaan tidak hanya rutin update, tapi membangun konten-konten yang informatif, menarik, edukatif dan kekinian sehingga banyak menarik follower atau subscriber, dengan demikian program campaign perusahaan dapat memberikan hasil optimal,” ujar Yusuf.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa Direktur Utama Petrokimia Gresik memiliki kepedulian dan konsen terhadap pengelolaan komunikasi perusahaan dan kehumasan. Karena itu Direktur Utama sangat support terhadap peran Public Relations (PR) di perusahaan

Menurut Direktur Utama, ungkap Yusuf, komunikasi merupakan salah satu aspek terpenting dalam menjalankan bisnis. Apalagi di era informasi digital seperti saat ini, ancaman terhadap citra dan reputasi dapat menimpa siapa, kapan, dan dimana saja.

“Untuk itu, pengelolaan aspek komunikasi harus bisa memainkan peran yang lebih strategis. Apalagi saat ini Petrokimia Gresik tengah melakukan transformasi bisnis menuju solusi agroindustri. Maka, hal ini harus bisa disampaikan dengan baik kepada publik,” ujarnya.

Yusuf menambahkan jika salah satu pesan Direktur Utama di tengah perkembangan PR menempatkan Humas tidak hanya sebagai loudspeaker Direksi. Tapi perlu memberikan nilai lebih pada pesan yang disampaikan, bahkan menjadi partitur korporasi.

Sementara itu, penghargaan ini bukan pertama kalinya diperoleh perusahaan. Tahun 2019 diajang yang sama, penghargaan terpopuler di media online juga dinobatkan kepada Petrokimia Gresik serta Direktur Utama Petrokimia Gresik yang lalu.

“Penghargaan di bidang komunikasi yang diterima Petrokimia Gresik tahun ini cukup membanggakan. Berbagai pengakuan dari publik terhadap aspek komunikasi perusahaan akan menjadi pelecut semangat untuk terus memberikan kontribusi terbaik bagi perusahaan untuk menjadi Solusi Agroindustri dan suksesnya ketahanan pangan Indonesia,” tutupnya. (red/fks)