Kapolda Jatim Gelar Silaturahim Bersama Ulama NU Sebelum Meninggalkan Jatim

8

 

Ket foto : Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Mohammad Fadil Imran, saat menerima silaturahmi dengan para Kiai Khos atau ulama NU se-Jatim di Gedung Mahameru

Surabaya, wirafokus.com – Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Dr. Mohammad Fadil Imran, M.Si, dan Wakapolda Jawa Timur Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo, S.H., M.H, didampingi Pejabat Utama (PJU) Polda Jatim dan Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Trukoyudo Wisnu Andiko meberima audensi dan silaturahmi dengan para Kiai Khos atau ulama NU se-Jatim di Gedung Mahameru, Rabu (18/11/20), siang.

Para kiai khos yang hadir dalam silaturahim tersebut diantaranya, Abdussomad Buchori selaku ketua MUI Jatim, Anwar Mansyur, Rais Syuriyah PWNU Jatim, serta beberapa kiai khos yang lain di wilayah Jawa Timur.

Dalam sambutannya, Kapolda Jatim Irjen Pol M. Fadil Imran menyampaikan,
dirinya banyak mendapat pelajaran yang baik dan berharga dari para kiai sepuh saat menjabat selama enam bulan

“Saya sangat berat meninggalkan Jatim, namun saya sudah mendapatkan ilmu dan banyak hal yang sudah saya dapatkan dari para kiai khos/ sepuh di Jawa Timur. ,” kata Kapolda Jatim Irjen Pol M. Fadil Imran usai silaturahim bersama kiai khos Jatim, Rabu (18/11/20).

Foto : Kapolda Jatim saat memberikan sambutan dalam acara silaturahim dengan para kiai sepuh dan ulama NU se Jatim

Fadil juga menambahkan, berbahagialah bangsa dan negara ini, khususnya Jawa Timur karena hadirnya Nadhatul Ulama, bagaimana masyarakat Jawa Timur ini bisa menjadikan mahasiswa tertib, buruh tertib, saat menggelar aksi unjuk rasa beberapa waktu lalu.

“Karena saya melihat, bahwa mereka ini mendapat pendidikan, mendapat ilmu, bagaimana mereka mendapat masukan tentang bagaimana hidup berkehidupan di pondok seluruh Jawa Timur yang dikelola oleh jaringan Nadhatul Ulama,” ujarnya

“Bangsa dan Negara ini harus bangga dengan hadirnya Nadhatul Ulama (NU) dimana masyarakat bisa hidup saling berdampingan tanpa ada gesekan,” pungkas Fadil. (Why)