Aliansi Umat Islam Sidoarjo Menolak Kedatangan Habieb Rizieq Shihab

32
Kelompok Aksi menolak kedatangan Habieb Rizieq Shihab di Sidoarjo.

Sidoarjo,wirafokus.com – Aksi penolakan kedatangan Habieb Rizieq Shihab yang dilaksanakan oleh Aliansi Umat Islam Sidoarjo, Sabtu (21/11), sekira pukul 13.30 WIB, di Monunen Jayandaru Alun-Alun Sidoarjo. Jumlah aksi penolakan kedatangan Habieb Rizieq sebanyak 45 (empat puluh lima) orang yang dipimpin oleh Ahmad Sugito dan Sumi Harsono dengan menggunakan 5 (lima) unit roda empat, 1 (satu) unit kendaraan pengangkut sound sistem dan 10 (sepuluh) unit roda dua.

Orasi dilakukan tepat pukul 13.35 WIB, dari berbagai element Aliansi Umat Isalam Sidoarjo yang intinya sebagai :

  • Kami Aliansi Umat Muslim Sidoarjo menolak kedatangan HRS (Habieb Rizieq Shihab ke Jawa Timur.

  • HRS (Habieb Rizieq Shihab) tidak pantas menjadi ulama, karena tidak
    ada ulama yang melontarkan bahasa kotor dan itu tidak pantas bagi seorang habib.
    Ikatan Keluarga Besar Ponpes Darul Ulum (IKAPDAR), LSM Seven Gab, GP Ansor, PMII Unsuri, Cakrawala Timur, Banteng Muda Indonesia, Ikatan Pedagang Sidoarjo, menolak kedatatangan Habieb Rizieq Shihab yang telah memecah perdamaian Indonesia.

  • Dengan perilaku Habieb Rizieq Shihab, dapat terjadi perpecahan SARA di tengah masyarakat.

  • Ini adalah kepedulian warga Kab. Sidoarjo sangat menentang Habieb Rizieq Shihab yang saat ini bukan seorang habib dan mengaku keturunan Nabi serta mengguna-
    kan nama Muslim.

  • Walaupun kita melakukan orasi aksi damai, kita juga memikirkan protokol kesehatan, jangan bergerombol.

  • Kita sepakat dan bersama-sama untuk menolak Habieb Rizieq Shihab, karena menginjak Pancasila lambang negara kita dan memecah NKRI

    Kelompok Aliansi Islam yang lagi berorasi di Alun Alun Sidoarjo

Dalam sambutannya, Sumi Harsono mengatakan,” Bagi seluruh masyarakat dari berbagai lapisan khususnya, warga Sidoarjo diharapkan berperan aktif menjaga kerukunan dan kedamaian Jawa Timur, Sidoarjo merupakan kabupaten yang cukup luas serta padat penduduknya, dan beraneka ragam suku, etnis, dan golongan, sehinggga kita saling menjaga teguh NKRI yang tidak dapat dipecahkan,” kata Sumi Harsono selaku pimpinan aksi penolakan Habieb Rizieq Shihab.

“Kami dari gabungan aliansi, pada siang hari ini meminta kepada pimpinan pusat mendesak, agar FPI dibubarkan, kami meminta kepada TNI/Polri bahwa kami mendukung dan agar selamatkan ideologi Negara RI, Pancasila, dan UUD 1945, dan kami tidak menurunkan massa yang besar, karena kami menghormati protokoler kesehatan dan pimpinan Daerah, namum manakala Habieb Rizieq Shihab, tidak menghiraukan TNI/Polri, kami siap membantu sampai titik darah penghabisan,”tambah Sumi Harsono selaku pimpinan giat aksi penolakan kedatangan Habieb Rizieq Shihab.

Orasi berikutnya akan disampaikan oleh Samsul (Seven Gab) ditengah-tengah para aksi penolakan yang antara lain,” Kami anak bangsa tidak mau diadu domba yang berkedokkan agama, tujuan kita adalah jaga persatuan kita, jangan diadu domba, kita ini di Sidoarjo adalah garda terdepan penolakan keras dengan kedatangan Habieb Rizieq Shihab ke Jawa Timur, khususnya Sidoarjo,” kata Samsul (Seven Gab) yang juga selaku pimpinan aksi penolakan kedatangan Habieb Rizieq Shihab.

 

Setelah dilakukan orasi oleh kedua perwakilan dari aksi penolakan, selanjutnya aksi damai dari Aliansi Umat Islam Sidoarjo melakukan do’a penutup bersama dan para aksi setelah do’a selesai, meninggalkan tempat orasi, sehingga kegiatan ini berjalan dengan situasi aman dan terkendali serta kondusif. (Dwi W)