― Advertisement ―

Jalin Tali Silaturahmi Madas Sedarah PAC Dukuh Pakis Gelar Acara Rutinan

Surabaya,Wirafokus.com - Sebagai wujud nyata kepedulian terhadap sesama serta penguatan internal Organisasi Masyarakat ( Ormas ) Madas PAC Dukuh Pakis Surabaya kembali melaksanakan kegiatan...
BerandaPolitik dan PemerintahanDengan Semangat "Arek Suroboyo" Koalisi Enam Parpol Non Parlemen Gelar Deklarasi Dukung...

Dengan Semangat “Arek Suroboyo” Koalisi Enam Parpol Non Parlemen Gelar Deklarasi Dukung Pilwali 2020

Ket foto : Enam partai non parlemen pada saat Deklarasi Koalisi Membangun Surabaya (KMS) di Gedung Sekber Jl. Pangluma Sudirman 55 Surabaya.

Surabaya, wirafokus.com – Koalisi enam partai politik nonparlemen yang tergabung dalam Koalisi Membangun Surabaya (KMS) akan memutuskan dukungan Pilkada yang akan digelar 9 Desember 2020 setelah pasangan calon (paslon) resmi mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Surabaya pada 4-6 September.

Hal ini diungkapkan juru bicara KMS Edi Rachmat. Menurut ketua DPC Partai Hanura Surabaya ini, enam partai nonparlemen yaitu, Partai Bulan Bintang, Partai Perindo, Partai Garuda, Partai Berkarya, PKPI dan Hanura ini bukan dalam kapasitas pengusung, tapi pendukung calon terbaik menurut penilaian KMS.

“Saat ini kami belum tahu siapa saja yang bertarung di Pilkada Surabaya. Karena PDI-P belum mengeluarkan rekomendasi untuk jagoannya, sedangkan Machfud Arifin (MA) yang didukung koalisi delapan parpol juga belum memilih wakilnya,” ujar Edi usai deklarasi KMS, Rabu (19/8).

Lebih jauh, mantan anggota DPRD Surabaya periode 2014-2019 ini menyatakan, jika sudah diketahu nama- nama calon yang direkom dan mendaftar ke KPU, KMS baru bisa memutuskan arah dukungan politiknya.

“Jadi tolong ini dipahami rekan-rekan. Kami masih menunggu calon yang direkom dan daftar ke KPU. Kalau memutuskan sekarang masih terlalu dini. Sebab ini sangat menentukan masa depan Kota Surabaya,” tegas dia.

Edi Rachmat menegaskan, KMS memang memiliki tekad bulat untuk membangun Kota Surabaya.

“Dari beberapa kali pertemuan, kami (enam partai nonparlemen) memiliki visi dan misi yang sama membentuk koalisi permanen, yakni Koalisi Membangun Surabaya,” tutur dia.

Dia mengakui, keberadaan KMS ini tak bisa dianggap enteng karena memiliki total 7,1 persen suara atau sekitar 109.468 hasil Pileg 2019. Jumlah suara ini cukup signifikan untuk membantu mendongkrak suara calon wali kota ke depan.

Edi Rachmat menambahkan, pasca deklarasi ini KMS sepakat akan merapatkan barisan dan bersilaturahmi ke calon-calon untuk mengetahui visi dan misi mereka dalam membangun Kota Surabaya.

“Jadi sekali lagi, KMS belum bisa memutuskan akan berlabuh ke calon A atau calon B, ” pungkas dia.

Foto : Para pengurus Partai Bulan Bintang DPC Kota Surabaya yang ikut hadir dalam Deklarasi Koalisi Membangun Surabaya.

Sementara Koordinator KMS, Samsurin menegaskan, koalisi enam partai nonparlemen ini memiliki semangat yang sama membangun Kota Surabaya lebih baik.

“Ya semoga saja niat baik ini, dalam gemerlapnya pilkada, partai nonparlemen bisa mengawasi jalannya pemilu damai dan berintegritas, sehingga bisa menghasilkan pemimpin Surabaya yang berkualitas ke depannya, ” tegas Samsurin Asli Arek Suroboyo Kelahiran Osowilangun yang juga ketua DPC PBB Kota Surabaya. (KiJ)