Ket foto : Bangun 14 Unit Rumah, Koramil 0812/53 Solokuro Percepat Program Rutilahu
Lamongan, wirafokus.com – Kodim 0812 dengan gerak cepat telah membangun rumah yang tidak layak huni itu di berbagai kecamatan baik di wilayah selatan maupun utara teritorialnya.
Jika minggu lalu Koramil 0812/05 Kembangbahu telah melaksanakan pembuatan rumah tidak layak huni lewat program RUTILAHU sebanyak 14 unit. Kini Koramil 0812/23 Solokuro
mendapatkan pagu pekerjaan sebanyak 14 unit rumah warga kurang mampu itu di wilayahnya.
Kamis (23/7), Koramil 0812/23 Solokura bersama Babinsa dan warga bergotong royong mewujudkan program bhakti TNI khusnya dalam bidang perumahan warga. Dandim 0812/ Lamongan Letkol Inf Sidik Wiyono, S.H., M.Tr.Han, sudah tancap gas agar program Rutilahu ini dipercepat penyelesaiannya.
Saat dikonfirmasi insan pers Lamongan, Dandim menyampaikan apresiasinya kepada anggota jajaran yang selalu semangat melakukan percepatan pengerjaan bakti TNI Rutilahu di wilayahnya.
Termasuk yang saat ini dikerjakan di Wilayah Koramil 0812/23 Solokuro bersama Babinsa dan warga.
“ Secara keseluruhan Kodim 0812/ Lamongan mengerjakan sebanyak 350
unit. Kita harapkan dengan semangat dan kerja keras Koramil dan Babinsa
jajaran, saya optimis bulan depan sudah selesai keseluruhannya,” kata Dandim 0812/Lamongan.
Menyoal pengerjaan bakti TNI Rutilahu di wilayah Solokuro bisa menjadi bentuk kepedulian TNI pada rakyat kecil yang tidak mampu. Khususnya di wilayah kecamatan Solokuro, yang warganya hidup dari pertanian, didominasi tanaman jagung, padi, kacang tanah, dll. Di kawasan ini persawahannya tergolong lahan tadah hujan.
Termasuk Dusun Palirangan yang berada di Desa Payaman yang menjadi
objek Rutilahu Koramil 0812/53 ini. Desa ini ini berjarak sekitar 7 kilometer dari Paciran. Meski berjarak tidak jauh dari Pesisir Laut Jawa, namun hanya segelintir penduduknya yang berprofesi sebagai penangkap ikan. Bidang pertanian masih menjadi garapan primadona di desa yang masuk dalam Kecamatan Solokuro ini. Di bidang ini tidak semua warga yang memiliki lahan pertanian, terpaksa mereka menjadi buruh tani.
Menurut Danramil 0812/23 Solokuro Kapten Inf Mulyanto di sela kegiatan
menyampaikan dari 14 unit rumah tersebut termasuk rumah ibu Siti
Zulfriyah 56 tahun warga RT. 01/04 Dusun Palirangan Desa Takerharjo,
Kec Solokuro yang saat ini sedang dilakukan pengerjaan oleh Babinsa
Kopda Siswanto bersama anggota Koramil dan 15 orang masyarakat sekitarnya.
Saat ditemui media ibu Siti Zulfriyah yang mendapatkan program rutilahu
tersebut sangatlah terharu sehingga tak kuasa menahan aliran air matanya.
Dengan terbata-bata ia menyampaikan rasa terima kasih kepada Pak Babinsa.
“Saya tidak dapat berbuat apa-apa meski rumah saya sudah dibongkar dan sedang dibangun oleh TNI, karena keseharian saya hanya seorang buruh
tani penghasilannya tidak seberapa. Saya hanya dapat mengucapkan rasa
syukur saya pada Allah, dan juga terima kasih pada Bapak Danramil, Pak Babinsa yang telah menolong saya,” tuturnya (Danar)
