Ket foto : Dr. Yahya (Ketua PDGI PW JATIM) bersama para Dokter Gigi alumni Unair Surabaya
Tuban, wirafokus.com –
Untuk menyisir penderita bibir sumbing, para dokter itu menyusuri puskesmas-puskesmas di kedua wilayah itu, hingga ke pelosok desa. Tujuannya, untuk membantu pasien kurang mampu. Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Pengurus Wilayah Jawa Timur menggelar Bakti Sosial (Baksos) Operasi Bibir Sumbing untuk masyarakat kurang mampu di Kabupaten Bojonegoro dan Tuban.
Program pengabdian kepada masyarakat itu, PDGI Wilayah Jatim menurunkan 30-an orang dokter gigi. Termasuk juga dokter spesialis bedah kulit, gigi dan mulut dari Universitas Airlangga (Unair), Surabaya.
“Ada sekitar 20 sampai 30-an dokter yang mengikuti kegiatan operasi bibir sumbing untuk masyarakat kurang mampu di Tuban ini,” kata Ketua PDGI Cabang Tuban, Drg. Inna Indrayani Jumat (7/2/2020).
Disebutkan, pelaksanaan operasi bibir sumbing dilaksanakan di RS Nahdlatul Ulama (NU) di Jalan Letjen Sucipto, Tuban.
“Pelaksanaannya selama dua hari, di hari Jumat ini ada enam pasien yang dilaksanakan penanganan operasi. Dan, untuk hari Sabtunya ada enam pasien lagi. Yang kita laksanakan mulai pukul 7 pagi,” ujarnya.
Ditambahkan, penanganan operasi bibir sumbing gratis ini, selain diikuti oleh masyarakat Tuban, juga ada yang dari Bojonegoro.

Secara umum, lanjutnya, kasus bibir sumbing di masyarakat semakin jarang, terutama di Bojonegoro hingga Tuban. Dan, untuk menyisir penderitanya, para dokter itu menyusuri puskesmas-puskesmas di kedua wilayah tersebut, hingga ke pelosok desa.
Sebelumnya, Ketua Panitia menyebutkan di hari Jumat ini dari 16 pasien yang telah mendaftar, ada 3 pasien yang sudah di operasi. Dua pasien tidak jadi dioperasi karena badannya panas. Sementara, sisanya akan dilanjutkan Sabtu, besok.
“Di RSNU ini, operasi bibir sumbing dilaksanakan tiga gelombang. Dimulai pukul tujuh pagi dan gratis,” kata panitia, saat menjenguk Putri (2) tahun, setelah selesai di operasi.(KJ)
