Ket. Photo: saat korban meninggal dibawa petugas untuk dikirim ke kamar mayat Dr Soetomo Surabaya
Surabaya,wirafokus.com- Penemuan mayat yang berada dikamar mandi Minggu (16/2/2020), sekira pukul 04.30, saat ditemukan korban sudah meninggal dunia dengan kondisi tertelungkup.
Korban atas nama Imam Hambali (45th) warga Jl. Tenggilis Lama, yang kebetulan kontrak di Jl. Tenggilis Mulya Raya no. 85, RT.03, RW.06. Korban ke sehari hariannya berjualan penyetan disekitar Tenggilis Mulya.

Saksi awal yang menemukan korban, adalah Sodik (51th), yang juga saudara dari adik istrinya, yang termasuk adik ipar istri Sodik, dan kebetulan saudara Sodik yang juga masih saudara korban atas nama Sokib, mau ke kamar mandi setelah sholat subuh, tapi pintu kamar mandi atau WC tertutup, karena terlalu lama, maka Sokib menyuruh Sodik untuk mengetuk pintu kamar mandi tersebut, dan tidak ada jawaban dari dalam.
Maka Sodik memastikan, siapa yang ada di dalam kamar mandi tersebut, sambil membuka dengan sebatang kayu panjang, Sodik mendorong pintu itu dengan kayu. Dan dengan terkejutnya Sodik melihat sosok seorang laki-laki dengan kondisi tertelungkup dan tidak bergerak sama sekali, ternyata sosok seorang yang lagi tertelungkup didalam kamar mandi dengan kondisi sudah tidak bernyawa adalah saudaranya sendiri, yaitu Imam Hambali (45th).
Lalu Sodik menutup kembali pintu kamar mandi itu, dan melaporkan kejadian tersebut kepada ketua RT setempat.
Setelah itu laporan diteruskan ke pihak Kepolisian yaitu dari Polrestabes Surabaya dan Polsek Tenggilis.
Tak lama kemudian setelah dilaporkan ke Polsek Tenggilis dan Polrestabes Surabaya, datang ketempat kejadian perkara, beberapa anggota yang mendatangi TKP yaitu dari Unit Sabhara, Unit Lantas, Linmas, Satpol PP kecamatan, Unit Reskrim Tenggilis yang langsung dipimpin oleh Kanit Reskrim Ipda Wahyu Zad Ngabekti S.H., juga dari Inafis Polrestabes Surabaya yang dipimpin langsung oleh Aiptu Pudji Hardjanto yang juga senior dalam pengungkapan kasus mayat di wilayah hukum Polrestabes Surabaya.
Dalam olah TKP yang dilakukan oleh tim Inafis Polrestabes Surabaya dibawah pimpinan Aiptu Pudji Hardjanto, menyimpulkan bahwa, korban meninggal didalam kamar mandi itu akibat sakit, karena dari tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau tidak adanya luka bekas pukulan benda tumpul atau benda tajam.

Kronologi saat terjadinya korban meninggal dunia yaitu, korban Imam Hambali saat itu pulang dari belanja, hendak buang air besar di kamar mandi atau WC yang terletak di belakang rumah kontrakannya, sedangkan istri korban berada di Lamongan.
Setelah dilakukan olah TKP, dan hasilnya adalah tidak ada unsur kekerasan, maka mayat atau jenazah korban meninggal dunia di kamar mandi segera dibawa oleh Ambulance DKK, untuk dibawa ke kamar mayat RSUD Dr. Soetomo Surabaya
Saat wartawan wirafokus.com mewawancarai Kanit Reskrim Tenggilis Ipda Wahyu Zad Ngabekti S.H., membenarkan adanya penemuan mayat laki-laki didalam Kamar Mandi atau WC tempat kost dan Imam Hambali selaku korbannya,” benar mas, korban meninggal ditemukan oleh saudaranya sendiri didalam kamar mandi yang hendak buang air besar dan indikasi meninggalnya korban, akibat sakit yang dideritanya,” jelas Kanit Reskrim Tenggilis Ipda Wahyu Zad Ngabekti S.H. ( Dwi W).
