― Advertisement ―

Jalin Tali Silaturahmi Madas Sedarah PAC Dukuh Pakis Gelar Acara Rutinan

Surabaya,Wirafokus.com - Sebagai wujud nyata kepedulian terhadap sesama serta penguatan internal Organisasi Masyarakat ( Ormas ) Madas PAC Dukuh Pakis Surabaya kembali melaksanakan kegiatan...
BerandaKategoriPria Paruh Baya Asal Bangkalan Berbuat Ulah Dan Dijebloskan Tahanan Yang Keempat...

Pria Paruh Baya Asal Bangkalan Berbuat Ulah Dan Dijebloskan Tahanan Yang Keempat Kalinya

Tersangka Doni saat setelah diperiksa penyidik Reskrim Polsek Wiyung

Surabaya, wirafokus.com- Doni (59) asal Dendang Dajah, Kecamatan Labang Kabupaten Bangkalan berbuat ulah yang keempat kalinya.
Ketiga kalinya Doni pernah meringkuk diterali besi pada tahun 2009, 2015, dan 2016 itu tidak membuatnya kapok.

Ket.photo: Barang bukti sepeda motor yang diamankan petugas

Kapolsek Wiyung Kompol M Rasyad yang didampingi Kanit Reskrim IPDA Wahyu Zad Ngabekti S.H mengatakan,” awalnya Doni bertemu dengan korbannya sendiri Febri Diantoro di jalan Lontar Surabaya, saat melihat Doni, korban bergegas menghampiri Febri Diantoro pelaku yang membawa kabur motor korban,”jelas Kompol M Rasyad Kapolsek Wiyung.

Awalnya Doni meminjam sepeda motor korban yaitu Febri Diantoro, alasan akan dipinjam sebentar untuk membeli bunga, setelah korbannya memberikan kunci kontaknya, langsung dibawa kabur oleh pelakunya.

Motor Honda Vario bernopol L 5591 UF, yang satu tahun tak kunjung datang, dan pelaku tidak mengembalikan motor itu, akhirnya korban menemukan pelaku dijalan Lontar, pelaku langsung dipepet oleh Febri selaku korban dan Doni sang pelaku berhenti, langsung saja Febri selaku korban penipuan dan penggelapan tersebut melayangkan bogem mentahnya terhadap pelaku, perkelahian pun tak dapat dihindari, dan diketahui oleh anggota unit lantas Polsek Wiyung yang sedang berpatroli. Polisi akhirnya melerai dan mengamankan kedua pria yang berkelahi tersebut.

Setelah dilakukan konfrontasi terhadap kedua belah pihak yang berkelahi tadi, ternyata Doni mengakui bahwa telah menggelapkan sepeda motor korban yaitu Febri Diantoro, sedang hasilnya untuk berfoyah foyah. Dengan pengakuan tersebut, pelaku dan korban dibawa ke kantor Polsek Wiyung untuk diminta keterangannya.

“Kini Doni dijebloskan tahanan di Polsek Wiyung, terkait dengan penggelapan yang dilakukannya, dan tidak lagi bisa melancarkan jurus jurus aksi tipunya kepada siapapun.
Sampai saat ini Doni yang sudah pernah meringkuk di beberapa kantor Kepolisian dengan kasus yang sama tak lagi berkelit lagi,” ujar Kanit Reskrim Polsek Wiyung IPDA Wahyu Zad Ngabekti S.H. (Dwi)