Ket foto : Kusnadi Ketua DPRD Jatim Sementara
Surabaya. wirafokus.com-Setelah ditunggu-tunggu, akhirnya 120 anggota DPRD Jatim periode 2019-2024 dilantik di Gedung DPRD Jatim Jalan Indrapura, Surabaya, Sabtu kool (31/8/2019).
Pengambilan sumpah janji dipimpin Ketua Pengadilan Tinggi Jatim, Abdul Kadir, yang juga menghadirkan empat rohaniawan, masing-masing dari agama Islam, Kristen, Hindu dan Budha.

Foto : Ketua Pengadilan Tinggi Jatim Abdul Kadir menyematkan pin di kerah baju anggota DPRD Jatim yang baru di lantik
Ketua DPD PDIP Jawa Timur, Kusnadi, dipilih sebagai Ketua DPRD Jawa Timur sementara. Dia didampingi Ketua LPP DPW PKB Jawa Timur, Fauzan Fuadi, yang menjabat Wakil Ketua sementara.
Menurut Sekretaris DPRD Jatim Ahmad Jailani, Kusnadi dan Fauzan dipilih sebagai Pimpinan DPRD Jatim sementara, karena partainya mendapatkan kursi terbanyak. PDIP meraih 27 kursi dan PKB di urutan kedua dengan 25 kursi. Dua orang ini kemudian disodorkan partainya untuk menjadi pimpinan dewan sementaea.
Kusnadi mengatakan, sebagai pimpinan sementara dia dan Fauzan mempunyai tugas berat. Kendati demikian ia akan berupaya menyelesaikan secepatnya.
Menurut Kusnadi ada empat tugas yang diemban, yakni memfasilitas rapat-rapat, memfasilitasi pembentukan fraksi-fraksi, memfasilitasi perumusan rancangan tata tertib DPRD, dan memfasilitasi terbentuknya pimpinan definitif.
Untuk itu, tugas awal yang akan dilakukan adalah membentuk fraksi, kemudian menyusun draft tata tertib. Dia juga meminta kepada fraksi yang mempunyai hak kursi pimpinan DPRD untuk segera mengirimkan nama-nama calon pimpinan dewan.

Selanjutnya, pimpinan DPRD diusulkan lalu disahkan oleh Kemendagri. Sedang draft tata tertib yang telah dibentuk akan disahkan oleh pimpinan definitif yang kemudian diikuti oleh pembentukan Alat Kelengkapan Dewan (AKD).
“Target kita 20 September O sudah terbentuk semua, sehingga 21 September 2019 anggota DPRD Jatim sudah bekerja sesuai fungsi tugas dan kewenangan dewan,” kata Kusnadi.
Lebih jauh diungkapkan, anggota DPRD Jatim periode 2019-2024 berjumlah 120 orang. Mereka berasal dari 14 dapil yang ada di Jatim. Namun, dari jumlah tersebut yang mewakili kaum perempuan hanya 21 orang.
Sementara Ketua Pengadilan Tinggi Jatim Abdul Kadir sebelum pengambilan sumpah janji mengingatkan bahwa sumpah yang diucapkan anggota dewan, selain disaksikan diri sendiri dan yang hadir juga diketahui oleh Tuhan Yang Maha Esa.”Karena Tuhan maha mengetahui,” ucap Abdul Kadir. (Pin)
