Surabaya, wirafokus.com – Masyarakat perkotaan sangatlah membutuhkan lapangan pekerjaan apalagi bagi kalangan muda yang putus sekolah atau baru lulus. Persaingan dalam mendapatkan pekerjaan dewasa ini sangatlah ketat.
Hal itulah dirasakan Rudi Setiawan yang akan maju sebagai caleg DPRD Kota Surabaya dari Dapil 3 yang terdiri dari tujuh wilayah kecamatan (Bulak, Gunung Anyar, Mulyorejo, Rungkut, Sukolilo, Tenggilis Mejoyo, Wonocolo) mempunyai sejumlah misi dan visi. Salah satunya membentuk BLK (Balai Latihan Kerja) di tingkat kecamatan.
Rudi mengatakan akan melihat potensi pemuda daerah setempat dan menghapus stigma negatif yang ada. “Ini karena saya berangkat ke PBB dari salah satu ormas yaitu PP yang seringkali dianggap orang PP itu identik dengan preman. Maka akan saya tunjukkan bahwa orang PP mempunyai SDM yang mumpuni dan bisa kalau diberi kesempatan dan dipercaya warga Surabaya untuk duduk di dewan,” ujarnya.

Sementara itu untuk menjaring suara, Rudi mengaku akan melakukan pendekatan kepada warga untuk lebih kenal dan dekat dengan dirinya. Untuk itu Caleg nomor urut sembilan ini didukung lima orang yang merupakan timses.
Terkait keluarga Rudi menyatakan mendapat dukungan penuh untuk maju ke panggung politik. “Saya orangnya tidak setengah-setengah dan yang penting jalan itu bener dan tidak menyalahi aturan. Dan saya tegaskan tidak akan memakai politik uang,” tegas Rudi.

Rudi juga menjelaskan jika nantinya terpilih, akan membantu masyarakat dalam pengurusan surat-surat indentitas seperti Kartu Susunan Keluarga (KSK) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP) gratis. “Seperti dana Jasmas, kami akan jemput bola memanfaatkan dana tersebut untuk kepentingan masyarakat,” tandasnya.
Selain itu, Rudi juga memberikan perhatian kepada anak-anak yang tidak mampu sekolah. Dengan demikian ia akan mendukung penuh program sekolah gratis dari jenjang SD SMP hingga SMA. “Ini agar di Surabaya tidak ada lagi anak yang tidak bisa bersekolah.”

Rudi juga dikenal merupakan sosok yang mempunyai perhatian penuh terhadap dunia olahraga. Ini dibuktikan dengan kiprahnya mendirikan AFPP (Akademi Futsal Pemuda Pancasila) yang dikhususkan untuk menampung bibit-bibit muda di olahraga futsal. (WHY)
