Bojonegoro, wirafokus.com – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro gelar Rapat Koordinasi Program Keluarga Harapan (PKH) dengan tema “Komplementaritas Bansos PKH dengan BPNT”, penyaluran bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) tahap 3, Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Beras Sejahtera (Rastra), Selasa, (18/09/18)
Acara yang berlangsung di Ruang Angling Dharma Kantor Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dengan dihadiri 250 tamu undangan, dibuka secara resmi oleh Pj Sekertaris Daerah Kabupaten Bojonegoro, Yayan Rohman.

Yayan Rohman, AP MM dalam kesempatan ini menyampaikan penanggulan kemiskinan sebagai salah satu program prioritas nasional. tak hanya nasional namun ditingkat internasional.
Komitmen penanggulangan kemiskinan di Bojonegoro dilakukan disemua Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Karena itu kemiskinan harus kita tanggulangi dengan bakti sosial. Penyusunan APBD 2019 ada 5 prioritas pembangunan manusia melalui penanggulangan kemiskinan dan pelayanan dasar.

Kita melihat secara data kemiskinan kita berkurang selama kurun waktu 10 tahun ini. Dalam catatan kemiskinan berkurang namun angka tak mengalami pengurangan, akan tetapi angka masih tetap bertahan.
Guna mensukseskan program diperlukan data yang valid dan tepat. Data yang didapat dilapangan harus benar benar dapat benar sampai ke tingkat pusat, karena banyak data yang tidak sama dengan kondisi riil dilapangan. Ketersediaan data yang valid dan harus senantiasa diperbarui.
“Beberapa.program pengentasan kemiskinan semisal jalinmatra, PKH, Bantuan Non Tunai dsb adalah program yang digulirkan pemerintah untuk menurunkan angka kemiskinan khususnya di wilayah bojonegoro,” tambahnya. (WSB)
