― Advertisement ―

Jalin Tali Silaturahmi Madas Sedarah PAC Dukuh Pakis Gelar Acara Rutinan

Surabaya,Wirafokus.com - Sebagai wujud nyata kepedulian terhadap sesama serta penguatan internal Organisasi Masyarakat ( Ormas ) Madas PAC Dukuh Pakis Surabaya kembali melaksanakan kegiatan...
BerandaPendidikanNihongo Partner (NP) Gelombang 9 dan 10 Siap Dampingi Guru Bahasa Jepang

Nihongo Partner (NP) Gelombang 9 dan 10 Siap Dampingi Guru Bahasa Jepang

Surabaya, wirafokus.com – Demi mendukung pengajaran bahasa Jepang di tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) di Indonesia, The Japan Foundation bekerja sama dengan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia membuat program Nihongo Partner (NP),

Acara penyambutan para Nihongo Partner angkatan 2018 – 2019 dilaksanakan di Hotel Mojopahit, jalan Tunjungan Surabaya, Senin, (06/07/18).

Program yang sudah ada sejak tahun 2014, menjadikanNihongo Partner ini untuk menjadi asisten pengajar dan partner dialog bahasa Jepang di Indonesia.

Pada tahun ini khususnya untuk gelombang sembilan dan sepuluh, Nihongo Partner mengirim 150 orang yang ditempatkan di Indonesia. Dari 150 orang tersebut nantinya akan dibagi lagi dan Jawa Timur mendapat 23 orang yang nantinya akan mendedikasikan dirinya.

“Dengan adanya program Nihongo Partner sebanyak 23 orang di Jawa Timur, dari 23 orang ini nantinya akan di tempatkan di wilayah Sidoarjo, Gresik, Malang, Probolinggo, Lamongan, Pasuruan, Mojokerto, dan Surabaya,” ujar Sukarwo perwakilan dinas Jawa Timur.

Tidak semua orang bisa berpatisipasi untuk mengabdikan dirinya. Karena, The Japan Foundantion memiliki kriteria yang harus dipenuhi oleh Nihongo Partner. Diantaranya yaitu berumur 20 – 60 tahun dan warga negara jepang, menjadi jembatan bagi hubungan Jepang dan Indonesia, dan juga dapat beradaptasi dengan kehidupan di Indonesia.

Tak hanya para Nihongo saja yang harus memenuhi kriteria yang sudah ditentukan. Namun, sekolah yang menjadi tujuan Nihongo Partner ini juga ditentukan oleh The Japan Foundantion dan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia.

“Dengan berinterksi langsung para Nihongo akan mempermudah pengajaran guru bahasa jepang kepada siswa – siswinya. Kami berharap kepada sekolah – sekolah yang pertama kali agar bisa memanfaatkan kesempatan ini dengan baik. Sedangkan, para relawan sekaligus sebagai perwakilan dari Jepang dapat mempromosikan pertukaran kebudayaan kedua negara,” ujar Tani Masaki selaki konsul Jenderal Jepang di Surabaya. (adi)