― Advertisement ―

Jalin Tali Silaturahmi Madas Sedarah PAC Dukuh Pakis Gelar Acara Rutinan

Surabaya,Wirafokus.com - Sebagai wujud nyata kepedulian terhadap sesama serta penguatan internal Organisasi Masyarakat ( Ormas ) Madas PAC Dukuh Pakis Surabaya kembali melaksanakan kegiatan...
BerandaKesehatanBalita Gizi Buruk " Anugrah" Dinkes Situbondo Gratiskan Seluruh Biayanya

Balita Gizi Buruk ” Anugrah” Dinkes Situbondo Gratiskan Seluruh Biayanya

Foto: Kepala Dinas Kesehatan bersama Tim Medis ketika menemui Anugrah balita penderita gizi buruk di rumah sakit

Situbondo, Wirafokus.com – Misyani warga Desa Sumber Anyar Banyuputih Situbondo, seorang janda dari 4 orang anak dengan wajah tampak lesu memprihatinkan dan kebingungan menemani Balita bernama Anugrah (8) buah hatinya yang nampak sangat kurus akibat menderita gizi buruk saat di rujuk ke RSUD dr Abdur Rahem (RSAR) Situbondo. Rabu (15/08/2018).

Sebagaimana informasi yang dikumpulkan media wirafokus.com bahwa sebelumnya Kabar mengenai kondisi kesehatan Anugrah di share oleh Eko seorang Aktifis paguyuban Rage Sokma Peduli yatim piatu dan dhu’afa yang membutuhkan bantuan biaya serta penanganan rumah sakit karena kelurganya tergolong tidak mampu, kabar tersebut didengar oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Situbondo yang langsung membesuk kondisi Anugrah di RSAR Situbondo.

“Ternyata balita Anugrah baru dua hari berada di wilayah Situbondo, pasalnya anak ini terlahir tanpa anus di Malaysia karena ibu kandungnya seorang TKW, melihat hal ini memang seharusnya Dinas Kesehatan Situbondo harus mengambil tindakan sebab selain tergolong penderita gizi buruk dan juga termasuk dalam indikator kinerja dinas kesehatan atas perintah Bupati, sehingha seluruh pembiayaan akan di tanggung oleh Pemerintah Kabupaten Situbondo, “Papar Kadinkes Abu Bakar Abdi.

Disamping hal diatas Kepala IGD RSAR dr Suparno menambahkan sebelumnya Pasien (Anugrah) sempat dirawat di RSUD Asembagus namun karena minimnya peralatan medis yang di miliki maka kemudian dirujuk ke RSAR Situbondo agar memperoleh penanganan yg optimal,
“sementara hari ini berhubungan dengan kondisi Anugrah masih dalam penanganan lanjutan oleh tim medis, karena pasien baru tiba di RSAR, nanti akan dikabari tentang perkembangan selanjutnya, “Singkatnya

Selain itu perwakilan pihak keluarga “Miskun”, mengatakan, Misyani warga dusun Nyamplung RT 03 RW 02 Desa Sumber Anyar merupakan tulang punggung keluarga sejak tahun 2008 dengan bekerja sebagai Tenaga Kerja Wanita (TKW) di Negeri tetangga Malaysia, pasalnya kemudian menikah dengan warga dari Bawean Gresik Jawa Timur,
“Namun Suaminya meninggal di malaysia, Dari perkawinan tersebut Misyani memiliki anak bernama Anugrah yang terlahir tanpa anus, kabarnya sudah dilakukan operasi sebanyak 2 kali di Malaysia, namun sejak 4 bulan terakhir kondisi anugrah terus menurun hingga kondisinya memprihatinkan seperti sekarang ini, dengan demikian karena tak punya biaya lagi, Misyani memutuskan membawa pulang putrinya ke Indonesia tepatnya ke kabupaten Situbondo ,’Ujar Miskun juga menjabat Ketua RT di desa Sumber Anyar.

Selanjutnya Pihak keluarga sangat berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantu baik terhadap relawan yang telah membantu sejak Anugrah berada dirumahnya, di RS Asembagus hingga menuju RSAR Situbondo, serta tak lupa juga kami menyampaikan terima kasih terhadap Dinas kesehatan, Pemda dan Pihak RSUD Dr Abdoer Rahem Situbondo, Pungkasnya

(Uday/Roz)