Foto : Wakapolda Jatim dalam Safari Ramadannya beserta jajarannya saat di Mapolres Gresik disambut hangat Kapolres Gresik, AKBP. Wahyu S Bintoro, SH, SIK, MSi.
Gresik, wirafokus.com-Dalam kunjungan Safari ramadan, Wakapolda Jatim, Brigjen Drs. Widodo Eko Prihastopo beserta isterinya, Kamis (24/5/2018) yang bertempat di Mapolres Gresik, Jalan Basuki Rachmat Nomor 22, Gresik.
Nampak turut hadir dalam acara yakni para pejabat utama Polda Jawa timur (Jatim) diantaranya Karolog Polda Jatim, Karorena Polda Jatim, Kabiddokkes Polda Jatim, Karumkit Polda Jatim , Dirbinmas Polda Jatim, Dirreskrimsus Polda Jatim, Dirlantas Polda Jatim, Dir Tahti Polda Jatim dan Dir Pol Air Polda Jatim serta Kayanma Polda Jatim.
Selain itu hadir pula Kapolrestabes yang diwakili oleh ibu Kapolrestabes dan wakapolrestabes surabaya, Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Himawan Bayu Aji, SH, SIK, MH beserta ibu, Kapolres Tanjung Perak beserta Ibu serta Bupati Gresik, Dr. Ir. H. Sambari Halim Radianto, Beserta Dandim 0817 Gresik serta Forpimda yang lain. Tidak ketinggalan juga para Tokoh Agama juga hadir, baik ketua MUI, Ketua NU, ketua Muhammadiyah, ketua LDII, ketua FKUB Kabupaten Gresik dan tokoh masyarakat serta pemuda juga hadir dalam kegiatan tersebut.
Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al Qur’an dilanjutkan sambutan Kapolres Gresik, AKBP Wahyu S. Bintoro, SH, SIK, MSi yang dalam sambutannya menyatakan selamat datang kepada Wakapolda Jatim, Brigjen Pol. Eko Widodo Prihastopo, MM. Beserta ibu Fabiola eko widodo prihastopo selaku wakil ketua Bhayangkari daerah Jatim, seluruh pejabat utama dan para tamu undangan.
Selain itu Kapolres Gresik juga menyampaikan upaya yang dilakukan dan berbagai terobosan kreatif dalam memperkuat pengamanan Mapolres Gresik dan Wilayahnya.
Pada kesempatan Safari Ramadan tersebut, Wakapolda Jatim Brigjen Pol. Widodo Eko Prihastopo, MM menyampaikan, bahwa pentingnya meningkatkan tali silaturahmi, sinergitas, kemitraan antara polisi, pemerintah, instansi terkait dan masyarakat guna menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah masing – masing khususnya wilayah hukum Polda Jatim yang diawali dengan doa bersama bagi para korban yang meninggal dunia akibat aksi terorisme di Jawa Timur.
Selanjutnya, Wakapolda Jatim juga berpesan kepada para ulama serta tokoh agama, tokoh masyarakat dan pemuda untuk dapat menenangkan masyarakat terhadap aksi bom bunuh diri para teroris agar tidak panik dan takut yang berlebihan namun harus terus meningkatkan kewaspadaan.
“Tujuan dari aksi-aksi teror adalah menimbulkan rasa khawatir, was-was dan ketakutan di masyarakat, oleh karena itu mari kita bersinergi dan bergandengan tangan memberikan pemahaman kepada masyarakat dan para jamaah untuk tidak takut, lawan terorisme dan terus meningkatkan kewaspadaan,” kata Wakapolda Jatim.
“Saya berharap para ulama dan tokoh agama dapat menyampaikan dakwah yang menyejukan hati. Tiga Pilar kamtibmas (Babinsa, Babhinkamtibmas serta Kades dan lurah) juga harus aktif bekerjasama memantau dan mengawasi segala bentuk aktifitas kegiatan yang mencurigakan sehingga kejadian Terorisme di Surabaya dan Sidoarjo tidak terulang kembali,” tandas Wakapolda Jatim.
Kegiatan tersebut juga diisi dengan penyerahan sumbangan kepada 100 Anak Yatim, Warakawuri dan cinderamata bagi tokoh agama yang diserahkan langsung Wakapolda Jatim bersama Ibu wakil ketua bhayangkari Jawa Timur.
Roundown kegiatan dilanjutkan dengan ceramah agama oleh KH Mansyur Shodiq, selaku Ketua MUI kabupaten Gresik. Kemudian dilanjutkan dengan salat Maghrib berjamaah, berbuka puasa bersama, sholat isya dan diteruskan sholat terawih berjamaah di Masjid Asy Syafaah Polres Gresik.(Sasha/fir)
