Surabaya : Berkembangnya persoalan adanya beberapa keluhan warga jalan simokerto secara tidak langsung menampar nama baik kebijakan dari beberapa instansi khususnya PU Bina Marga dan Pematusan Kota Surabaya. Terkait kecerobohan karena tidak memberikan anjuran kepada Contraktor dalam memberikan kegiatan kabar terbaik yang di sampaikan kepada warga yang rumahnya terkena imbas dalam mengerjakan proyek .
Di sengaja atau tidak di sengaja adanya toko atau pagar rumah yang rusak akibat kelalean dalam pengawasan sehingga menimbulkan kerusakan serta kerugian materi dan material ,beberapa warga geram
dengan hasil proyek pedestrian
saluran Dan carbing sehingga menjadikan tanda tanya,menuduh dengan mengatakan Contraktorini tidak mempunyai keahlian mengerjakan proyek asal pasang dan memaksakan cepat selesai .
warga merasa kesal Dan di bodohi dengan sepak terjang dan cara kerja beberapa pekerja,geramnya.
warga merasa di permainkan mengenai etika para pekerja Dan penanggung Jawab proyek PT BUKIDALAM BARISANI dengan Arogansinya tanpa permisi langsung sikat tempat jualan Dan pagar tembok warga.
Setelah adanya permasalahan malah lepas tanggung jawab seakan membisu meninggalkan dengan janji palsu . Nanti setelah selesai akan di perbaiki ucapnya dengan nada kasar ,otoriter,semaunya sendiri.
Dampak dari personal pekerjaan tidak terlebih dahulu memberitaukan kepada warga yang rumahnya terkena akibat penggalian Dan pemasangan U-GETTER,pekerjaan saluran dengan hexcafator.
Banyak terlihat genteng ,bangunan toko pecah,pagar tembok Roboh akibat banyaknya penyimpangan pekerjaan dengan sengaja menghilangkan serta mengurangi matreal yang tidak sesuai Rencana Anggaran Belanja ( RAB ).
Salah satunya pekerjaan struktur
menggunakan sepail penahan.
Pengurangan material tersebut tidak di bayar anggaran penyewaan siepel sesuai dokumen yang di tawarkannya.
menurut warga berinisial,ANT Dan H MD.sampai detik ini belum ada perwakilan dari pihak Contraktor,menyampaikan rencana di betulkan kembali ungkapnya.
Kalau sampai batas waktu selesai proyek belum ada niat memperbaiki persoalan di rumah saya,lihat sendiri ucap salah satu warga dengan nada geram (rabu.26/7,)
Warga akan melakukan boikot pekerjaan dan mendatangi PEMKOT.
( AM/AGS)
