Surabaya : Carut marutnya satu persatu problem hasil pekerjaan di beberapa titik pekerjaan saluran di surabaya semakin ngawur dalam mengerjakanya.
Banyak personal pemenang lelang Dan Pelaksana pekerjaan semakin banyak yang mengikuti jejak Kontraktor yang di BLACKLIST,Meninggalkan kendala gagal pembangunan,gagal perencanaan .
Akibat Mlempemnya pengawasan yang dilakukan Dari Pihak Consultan pengawas Dan Pejabat terkait dalam mengawasi kinerja kontraktor yang nakal dengan mengerjakan asal asalan .
PEMKOT Surabaya Seharusnya memberi sangsi prilaku kegiatan negatif/buruk dalam sistem kinerja di lapangan dan kalau perlu putus kontrak ( Blacklist ).
Salah satunya.beberapa personal penanggung jawab proyek dilokasi kegiatan paket saluran type A di jalan sukolilo kenjeran surabaya yang dikerjakan oleh ” PT WIDIA KARYA DARMA “,Merasa Dan mengaku di kerjakan dari orang-orang Dari media para pekerjanya yang notabene tidak faham sama sekali dalam infastruktur pekerjaan seperti yang pernah di sampaikan Pelaksana YUSUP.(Rabu 19/7) .
Anehnya yusup tidak mengakui kalau dianya di proyek tersebut menjabat sebagai Pelaksana proyek,malah mengintimidasi menyebut nama media lalu pergi nyeluntur di area kegiatan.
Pernyataan yusup sempat di bantah oleh Jay selaku bagian Logistik proyek logistic ( kamis 20/7 ),ucapan Yusup tidak benar mas ucap beliau kepada awak media dalam keteranganyac,sebelum menjadi Pelaksana yusup bekerja menjadi sales terangnya.
Persoalan yang di beritakan media sorotopsi sangat tepat adanya,Carut Marutnya proyek Pemerintah.
Pasalnya sebagai pelaksana proyek mempunyai tugas Dan fungsi yang di harapkan agar pembangunan proyek pemerintah kota surabaya berkualitas baik Dan kuat,Sebaliknya Pelaksana proyek YUSUP tidak lain hanya melihat Dan memantau , bukannya malah mengarahkan pekerja ke tahap pekerjaan yang akhirnya tidak sesuai Dan maksimal hasilnya.
Menurut BAGUS.dari wakil LSM lasbandra .seperti yang pernah di sampaikan di pemberitaan kemarin.hingga sekarang tetap mengatakan personal PT WIDIA KARYA DARMA .mencoreng nama baik Dan menyebarkan media jp dan media mm mempunyai ganda profesi terangnya,sampai detik ini belum ada pihak yang menindak lanjuti proyek tersebut bahkan meninggalkan pertanyaan dan kesan dalam pembiaran di kalangan PPHP dinas pemkot surabaya.
Membiarkan tanpa ada penindakan membongkar pekerjaan dan memberikan teguran mengerjakan ulang proyek agar untuk sementara waktu landai landai saka memasuki tahapan progress selesai hasil pekerjaan.
Kesan tidak baik dalam sistem pekerjaan yang amburadul akan disayangkan dan kemungkinan besar banyak anggaran yang di korupsi.
PEMKOT harus segera turun ke lapangan ,khususnya Walikota surabaya “Tri Risma maharini ” segera melakukan Sidak di lapangan dan memberikan sangsi tegas .
( Am / Ags )
