― Advertisement ―

Jalin Tali Silaturahmi Madas Sedarah PAC Dukuh Pakis Gelar Acara Rutinan

Surabaya,Wirafokus.com - Sebagai wujud nyata kepedulian terhadap sesama serta penguatan internal Organisasi Masyarakat ( Ormas ) Madas PAC Dukuh Pakis Surabaya kembali melaksanakan kegiatan...
BerandaEkonomi & BisnisBupati probolinggo semangati Mahasiswa jadi UMKM

Bupati probolinggo semangati Mahasiswa jadi UMKM

 

PROBOLINGGO,- Touring sepeda motor Hari Koperasi Nasional (HPN) ke-70 dan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-72 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) yang digelar oleh Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kabupaten Probolinggo dan Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Probolinggo, Minggu (6/8/2017) pagi juga dimeriahkan dengan festival produk unggulan UKM Kabupaten Probolinggo.

Stand-stand UKM ini berjejer di sebelah timur Stadion Gelora Merdeka (SGM) Kraksaan. Berbagai produk UKM ditampilkan baik makanan maupun minuman (mamin). Seperti makanan olahan, es timun, ayam geprek, tahu gejrot, nasi jagung dan lain sebagainya.

Sambil menunggu datangnya peserta touring di garis finish, Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE dan suaminya yang juga anggota Komisi VIII DPR RI Drs. H. Hasan Aminuddin, M.Si didampingi Wakapolres Probolinggo Kompol Hendy Kurniawan dan jajaran Forkopimda berkeliling meninjau beberapa stand UKM dan pedagang mamin (makanan dan minuman).

Tidak hanya meninjau, Bupati Tantri dan suaminya juga melakukan dialog dengan beberapa pemilik UKM dan pedagang mamin. Tiap pemilik UKM ditanya nama produknya, harga dan asalnya. Bahkan beberapa produk UKM juga diborong untuk diberikan kepada para anak yatim yang ada di Pondok Pesantren Hati di Dusun Toroyan Desa Rangkang Kecamatan Kraksaan.

Seperti ketika Bupati Tantri meninjau salah satu stand penjual nasi jagung. “Dari mana Bu? Jual apa? Pesan dua bungkus ya”. Dengan sedikit gugup sang pedagangpun langsung mengangguk. Tapi begitu akan mengikat bungkusannya lama sekali. Sehingga diambil oleh Bupati Tantri. “Gini saja kok tidak bisa. Kok malah lebih bisa bupati, “katanya sambil disambut tawa. “Gerogi Bu, “jawab di pedagang.

Begitu juga ketika mengunjungi stand pedagang tahu gejrot. Dalam kesempatan itu, Bupati Tantri memesan 5 (lima) porsi. “Saya ingin tahu, enak mana dengan buatan saya, “ujarnya.

Si pedagangpun memulai meracik bumbunya yang terdiri dari bawang merah dan cabe. Setelah dapat 2 (dua) porsi, Bupati Tantri mencoba meracik sendiri bumbunya. Diambilnya dua buah bawang merah dan beberapa cabe. Secara perlahan diulek bumbu-bumbu itu hingga agak halus. Setelah itu baru dimasukkan ke tempat yang sudah disediakan.

Tetapi kemudian Bupati Tantri menambahkan beberapa cabe lagi. Setelah itu, bumbu tersebut langsung dicampurkan dengan tahu yang sudah ada. “Coba panggil Linggar, “katanya meminta memanggilkan Linggar, anggota patwal polisi.” Ini coba makan dan kasih komentar, “pintanya. “Enak Bu, “katanya sambil menahan rasa pedas yang luar biasa. Kemudian diapun meminta minuman es timun untuk menghilangkan rasa pedasnya.

Hal senada juga dilakukan oleh suaminya Hasan Aminuddin. Ketika sampai di stand pembuat roti, Hasan menyapa beberapa mahasiswa KKN (Kuliah Kerja Nyata) Universitas Panca Marga (UPM) Probolinggo.

“Kalian tidak boleh malu untuk belajar menjadi seorang pengusaha. Teruslah berusaha menjadi seorang wirausaha dan jangan hanya berfikir menjadi seorang PNS. Lihatlah, orang terkaya di Indonesia adalah pengusaha, “katanya.

Selanjutnya Hasan juga berkeliling SGM Kraksaan untuk menyapa seluruh pedagang dan memborong dagangannya.” Ini saya beli. Bungkus sudah ya…. Ada bungkusnya, “tanyanya kepada salah satu pedagang.

Setelah puas berkeliling, Hasan didampingi Wakapolres Probolinggo Hendy Kurniawan dan jajaran Forkopimda kembali ke kursi undangan sambil menunggu datangnya para peserta touring sepeda motor. (ms aldin/tim)