Insert foto : Kuwu Mundu Pesisir Kecamatan Mundu Kabupaten Cirebon saat memberikan sambutan
Cirebon.wirafokus.com — Jemaah masjid Al Fatah dan masyarakat Dusun mundu pesisir dan mundu mesigit, Kecamatan Mundu memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, Sabtu (02/12/18) siang sekitar pukul 13.00.
Acara keagamaan yang juga tablig Akbar itu dihadiri lebih dari sekitar ratus warga, termasuk Kuwu mundu pesisir, tokoh agama, serta para ulama dan sesepuh, polsek mundu itu khidmat dan meriah.
Penampilan yang dibuka dengan Qasidah dari grup Risma AL Falah Desa Mundu Pesisir, dengan lantunan lagu lagu yang menggambarkan kecintaan terhadap Nabi Muhammad SAW dan ajaran ajarannya mendapat sambutan hangat warga.
Penyelenggara menghadirkan penceramah dari sesepuh mundu, yaitu Ustad Samsudin yang mengusung tema
“Dengan memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW kita jadikan momentum meningkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT'”
Kuwu Mundu Pesisir Maria dalam pembukaan acara itu berterima kasih kepada masyarakat atas terselenggaranya peringatan Maulid Nabi Muhammad SWA dan tablig Akbar.
Kuwu mundu pesisir juga meminta kepada masyarakat agar tetap menjaga kerukunan dan selalu kompak dalam menjaga kebersamaan yang selama ini tercipta dan terpelihara dengan baik.
Penceramah Ustad Samsudin juga mengimbau agar masyarakat terus meingkatkan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan terus menjalin silaturahmi.

Foto : Antusias dan khidmat warga Mundu Pesisir dan Mundu Masigit dalam mengikuti acara Maulid Nabi Muhammad SAW.
“Saya berterima kasih kepada panitia yang telah melaksanakan kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan tablig Akbar semeriah ini,” kata Samsidin.
Menurutnya, kegiatan ini sangat penting bagi semua umat Islam untuk meningkatkan iman dan taqwa kepada Allah SWT yakni habluminalloh,
“Yang kedua, bagaimana kita memperkuat ukuwah islamiah kita, tali silahturahmi kita dengan kesibukan kita masing-masing,” ujarnya.
Sementara Ustad Samsudin yang kocak dan sebentar sebentar mengundang tawa para tamu, mengajak masyarakat di Dusun Mundu Pesisir dan Mundu mesigit Harapan meneladani Nabi Muhammad SAW.
Selain itu dia mendoakan aparatur pemerintah setempat semoga mampu mensejahterakan masyarakatnya. (Nurhari)
