― Advertisement ―

Bukan Sekadar Ngopi, Cangkrukan ANTRAK dan Bakesbangpol Lumajang Jadi Momentum Perkuat Perang Melawan Narkoba

LUMAJANG,wirafokus.com- Suasana hangat dan penuh keakraban mewarnai pertemuan silaturahmi Tim Lembaga Anti Narkotika dan Rehabilitasi Narkoba (ANTRAK) bersama perwakilan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol)...
BerandaKategoriPengeroyokan di Warkop Bang Jalil Berakhir Damai, Polsek Dukuh Pakis Laksanakan Mediasi...

Pengeroyokan di Warkop Bang Jalil Berakhir Damai, Polsek Dukuh Pakis Laksanakan Mediasi Kekeluargaan

Polsek Dukuh Pakis, Polrestabes Surabaya, melaksanakan mediasi penyelesaian damai secara kekeluargaan terkait kasus pengeroyokan yang terjadi di Warung Kopi Bang Jalil, Jl. HR. Muhammad, Central PKL Pradah Kali Kendal, Kecamatan Dukuh Pakis, Surabaya, pada Rabu, 23 September 2026 dini hari.
SURABAYA,wirafokus.com– Polsek Dukuh Pakis, Polrestabes Surabaya, melaksanakan mediasi penyelesaian damai secara kekeluargaan pada Kamis 24 September 2026, terkait kasus pengeroyokan yang terjadi di Warung Kopi Bang Jalil, Jl. HR. Muhammad, Central PKL Pradah Kali Kendal, Kecamatan Dukuh Pakis, Surabaya, pada Rabu, 23 September 2026 dini hari.

Kegiatan mediasi berlangsung di Ruang Lobi Mapolsek Dukuh Pakis, Jl. Dukuh Kupang Barat XVI No. 6–8, sekira pukul 21.00 WIB hingga selesai, dan berjalan tertib serta kondusif.

Berdasarkan keterangan yang diterima, peristiwa bermula pada Rabu 23 September 2026, sekira pukul 02.00 WIB, ketika tiga orang pria yang diduga berasal dari wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) tiba di lokasi dengan mengendarai satu unit sepeda motor Yamaha Mio. Ketiga orang tersebut diduga berada di bawah pengaruh minuman keras.

Sesampainya di lokasi, salah satu pelaku menggebrak meja warkop dan menanyakan kepada pengunjung, “Siapa yang nantang saya?”. Meski korban telah menjelaskan tidak ada yang menantang, pelaku tetap menggebrak dan membalikkan meja. Korban yang merasa tidak terima melakukan perlawanan, namun kewalahan karena dikeroyok oleh ketiga orang tersebut.

Beberapa pengunjung lain yang melihat kejadian ikut melakukan perlawanan secara spontan. Merasa tidak seimbang, ketiga pelaku kemudian melarikan diri dari lokasi. Korban bernama Jakiyo mengalami luka memar di bagian punggung dan telah melaporkan peristiwa ini ke Polsek Dukuh Pakis serta menjalani pemeriksaan visum ringan.

Adapun identitas para pelaku, antara lain berinisial, JRRM, SGP, FY.

Dari hasil mediasi melalui jalur penyelesaian damai secara kekeluargaan atau Restorasi Justice, kedua belah pihak akhirnya sepakat berdamai. Pihak pelaku memohon maaf dengan tulus, dan korban memaafkan sepenuhnya. Kedua belah pihak juga sepakat tidak melanjutkan permasalahan ke jalur pengadilan serta berkomitmen tidak menyimpan dendam.

Kegiatan mediasi resmi selesai pada pukul 22.50 WIB dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif.

Menurut keterangan Kapolsek Dukuh Pakis Kompol Masdawati Saragih, S.H., M.H., melalui Kanitreskrim Iptu Wahyu Dzat Ngabekti, S.H., mengatakan,”Kami mengapresiasi kesiapan kedua belah pihak untuk menyelesaikan permasalahan ini melalui jalur damai secara kekeluargaan,”jelasnya.

Polsek Dukuh Pakis tetap menjaga ketertiban umum dan terus memantau perkembangan situasi di lingkungan masyarakat, termasuk pemantauan informasi di media sosial, guna mencegah tersebarnya berita tidak benar atau hoaks yang berpotensi memicu ketegangan antar warga.

“Kami mengimbau seluruh warga untuk tetap tenang, menjaga kerukunan, dan tidak mudah terpancing isu yang belum terverifikasi kebenarannya. Jika ada permasalahan, silakan laporkan kepada pihak berwajib agar ditangani secara hukum yang berlaku. Keamanan dan ketertiban lingkungan adalah tanggung jawab kita bersama.” kata Kompol Masdawati Saragih, S.H., M.H., melalui Kanitreskrim Polsek Dukuh Pakis Iptu Wahyu Dzat Ngabekti, S.H., kepada awak media.

Dari hasil mediasi tersebut, kedua belah pihak saling menerima dengan adanya perdamaian yang dilaksanakan dengan aman dan kondusif. (dwiw)