― Advertisement ―

Pangdam I/BB Hadiri Pengungkapan 1.160 Paket Ketamine di Kapal Tanker Global 168

MEDAN,wirafokus.com— Aparat gabungan mengungkap dugaan penyelundupan narkotika jenis ketamine yang diangkut kapal tanker Global 168. Sebanyak 1.160 paket yang masing-masing disebut berbobot sekitar satu...
BerandaPeristiwaSemifinal dan Final Piala Presiden 2026 Digelar di Bali, Surabaya Disiapkan Tahun...

Semifinal dan Final Piala Presiden 2026 Digelar di Bali, Surabaya Disiapkan Tahun Depan

Konfrensi pers semifinal dan final Piala Presiden 2026 di Balai Kota Surabaya, Minggu (2/8).
SURABAYA, wirafokus.com- Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya membuka peluang menjadi tuan rumah semifinal dan final Piala Presiden pada edisi mendatang.

Harapan itu mengemuka dalam konferensi pers Piala Presiden 2026 yang digelar di Balai Kota Surabaya, Minggu (2/8), bersama Ketua Steering Committee (SC) Piala Presiden 2026 Maruarar Sirait dan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi.

Dalam kesempatan tersebut, Maruarar Sirait menyampaikan apresiasi kepada Pemkot Surabaya yang telah memfasilitasi pelaksanaan konferensi pers semifinal dan final Piala Presiden 2026.

Ia mengungkapkan, Surabaya sempat menjadi salah satu kandidat kuat lokasi penyelenggaraan semifinal dan final karena dinilai memiliki kondisi yang aman, antusiasme masyarakat yang tinggi, serta infrastruktur kota yang memadai.

Namun, setelah melalui pembahasan bersama berbagai pihak, diputuskan bahwa laga semifinal dan final Piala Presiden 2026 akan digelar di Bali pada 4 dan 6 Agustus mendatang.

“Kami sudah berdiskusi secara mendalam. Awalnya saya ingin semifinal dan final digelar di Surabaya karena kotanya aman, masyarakatnya penuh semangat, dan Surabaya merupakan kota yang indah. Tetapi setelah berdiskusi dengan Pak Wali Kota, mungkin pada kesempatan berikutnya Surabaya akan kami tetapkan sebagai tuan rumah final,” ujar Maruarar.

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) RI itu optimistis Surabaya layak menjadi tuan rumah pada edisi berikutnya. Menurutnya, penyelenggaraan semifinal dan final di Kota Pahlawan akan memberikan dampak ekonomi yang signifikan.

Ia menilai ribuan suporter dari berbagai daerah akan datang ke Surabaya sehingga mampu meningkatkan aktivitas ekonomi, mulai dari sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), pariwisata, perhotelan, hingga restoran.

“Bayangkan kalau semifinal dan final di Surabaya, saya yakin puluhan ribu orang akan datang selama sepekan. Hotel dan restoran pasti ramai. Nanti lain kali kita buat di Surabaya, Pak Eri,” katanya.

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyatakan kesiapan daerahnya apabila dipercaya menjadi tuan rumah semifinal dan final Piala Presiden pada masa mendatang.

“Insya Allah, ketika Piala Presiden kembali digelar, kami berharap semifinal dan finalnya bisa berlangsung di Kota Surabaya,” ujar Eri.

Meski belum menjadi lokasi semifinal dan final tahun ini, Eri mengaku bersyukur Surabaya tetap dipercaya sebagai tuan rumah babak penyisihan Piala Presiden 2026. Menurutnya, kepercayaan tersebut menjadi modal untuk menghadirkan pertandingan pada fase yang lebih tinggi di masa mendatang.

“Kami berharap suatu saat Surabaya dipilih menjadi tempat semifinal dan final, bukan hanya babak penyisihan. Sepak bola menjadi pengobat rindu sekaligus pemersatu masyarakat, khususnya warga Kota Surabaya,” pungkasnya.(Pin)