
Ini sebagai upaya memperkuat sinergi antar sektor Pendidikan dengan kebutuhan dunia usaha, dan Industri di masa mendatang.
Menurut Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Aries Agung Paewai mengatakan,”Data sensus ekonomi akan memberikan gambaran kebutuhan dunia usaha dan dunia industri ke depan. Dari data itulah sekolah, khususnya SMA dan SMK, dapat menyesuaikan kompetensi, jurusan, kurikulum, dan penguatan keterampilan peserta didik agar lebih relevan dengan kebutuhan zaman.” kata Aries Agung Paewai.
Aries juga menegaskan, bahwa data hasil Sensus Ekonomi 2026, akan menjadikan acuan penting dalam memetakan arah kebutuhan tenaga kerja, perkembangan sektor usaha, hingga kompetensi yang dibutukan industri ke depan. (dwiw)
