
Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Sabha Nugraha, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur pada Jumat (13/2).
EJIES 2026 dihadirkan sebagai ruang apresiasi dan akselerasi inovasi pendidikan di Jawa Timur. Dan Untuk Aplikasi IMAS menjadi langkah konkret transformasi digital dalam tata kelola layanan administrasi GTK yang lebih terintegritasi, efektif, dan transparan.
Adapun Buku Saku GTK itu, disusun sebagai panduan praktis untuk memperkuat pemahaman regulasi serta standar layanan bagi guru dan tenaga kependidikan.
Launching ini menjadi bagian dari Implementasi kebijakan pembangunan pendidikan di Jawa Timur Tahun 2026 dengan tema “JATIM CERDAS : Pendidikam Berdampak, mewujudkan SDM Unggul dan Berdaya Saing.”
Disela-sela kegiatan tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Aries Agung Paewai mengatakan,”Transformasi pendidikan tidak cukup hanya dengan program, tetapi harus ditopang sistem yang terintegrasi dan budaya Inovasi yang berkelanjutan,”jelas Aries.
Melalui Inovasi ini, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur menegaskan komitmennya dalam membangun ekosistem pendidikan yang adaptif, ini aktif, dan berdampak yang nyata. (dwiw)
