― Advertisement ―

Bukan Sekadar Ngopi, Cangkrukan ANTRAK dan Bakesbangpol Lumajang Jadi Momentum Perkuat Perang Melawan Narkoba

LUMAJANG,wirafokus.com- Suasana hangat dan penuh keakraban mewarnai pertemuan silaturahmi Tim Lembaga Anti Narkotika dan Rehabilitasi Narkoba (ANTRAK) bersama perwakilan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol)...
BerandaPeristiwaKepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Mengajak Mewujudkan Sekolah Aman, Nyaman, dan...

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Mengajak Mewujudkan Sekolah Aman, Nyaman, dan Berkarakter Tanpa Kekerasan di Lingkungan Sekolah SMK Tahun 2025

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Aries Agung Paewai mengajak pihak sekolah dari Kepala Sekolah, dan Guru di SMK di kota Batu dalam menekan pendidikan anti kekerasan yang berada di lingkungan sekolah SMK.

Kota Batu,wirafokus.com- Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Aries Agung Paewai mengajak pihak sekolah dari Kepala Sekolah, dan Guru di SMK di kota Batu dalam menekan pendidikan anti kekerasan yang berada di lingkungan sekolah SMK.

Aries menekankan pentingnya penerapan pendidikan anti kekerasan dalam kegiatan Sosialisasi Pendidikan Anti Kekerasan di Lingkungan Sekolah SMK 2025.

Pada kesempatan tersebut, kegiatan ini diikuti oleh Kepala Sekolah dan Guru SMK diberbagai daerah di wilayah Provinsi Jawa Timur.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Mengajak Mewujudkan Sekolah Aman, Nyaman, dan Berkarakter Tanpa Kekerasan di Lingkungan Sekolah SMK Tahun 2025.

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Aries Agung Paewai mengatakan,”Sekolah harus menjadi tempat yang paling aman bagi peserta didik untuk menumbuhkan empati, kedisiplinan, dan saling menghargai,” jelasnya.

Dari arahan yang disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Aries Agung mengajak seluruh sekolah untuk belajar membangun budaya positif dan ruang belajar yang aman, berkarakter, serta menumbuhkan empati dan saling menghargai antar warga sekolah.

Dan di tahun 2025 ini, Aries mengajak sekolah pula dalam kegiatan dengan ruang belajar, yang aman dan berkarakter. (dwiw/red)