― Advertisement ―

Peringati Hari Santri Nasional 2026, PCNU Bangli Gelar Jalan Santai Diikuti 300 Peserta

BANGLI,wirafokus.com– Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Bangli menggelar kegiatan jalan santai dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional Tahun 2026 dengan tema “Menguatkan Akar...
BerandaPeristiwaPemerintah Provinsi dan Dinas Pendidikan Jawa Timur Menerima Piagam Muri Program SMA...

Pemerintah Provinsi dan Dinas Pendidikan Jawa Timur Menerima Piagam Muri Program SMA Double Track

Akhirnya berhasil juga program SMA Double Track yang diprakarsai oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Aries Agung Paewai dan juga dukungan dari Pemerintah Provinsi dalam hal itu Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, yang mana program tersebut mendapatkan piagam sekaligus melampaui Rekor MURI. Pada Rabu (8/10) di Surabaya.
Surabaya,wirafokus.com- Akhirnya berhasil juga program SMA Double Track yang diprakarsai oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Aries Agung Paewai dan juga dukungan dari Pemerintah Provinsi dalam hal itu Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, yang mana program tersebut mendapatkan piagam sekaligus melampaui Rekor MURI. Pada Rabu (8/10) di Surabaya.

Untuk penilaian dalam memberikan atau melampaui dan mendapatkan Rekor MURI, adalah kategori penilaian Program SMA Double Track, dengan Kelompok Usaha Siswa Terbanyak yaitu 1.600 Kelompok Usaha Siswa (KUS) yang terdiri dari 9.600 Siswa SMA Double Track, dan 1 Kelompok Usaha Siswa terdiri dari 5 sampai 6 siswa.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Aries Agung Paewai mengatakan,”Alhamdulillah Pemprov dan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur mendapatkan dan menerima Piagam MURI dalam Program SMA Double Track meliputi Kelompok Usaha Siswa terbanyak,”jelasnya.

Penghargaan ini diserahkan langsung oleh perwakilan dari MURI sebagai bentuk pengakuan atas konsistensi Jawa Timur dalam mengembangkan kemandirian siswa melalui kewirausahaan.

Dan piagam diterima langsung dari perwakilan MURI kepada Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Aries Agung Paewai secara simbolis.

Dalam satu Kelompok Usaha Siswa (KUS), menurutnya terdiri dari 5 sampai 6 siswa, dengan menunjukkan bagaimana kolaborasi dan kreativitas yang mampu melahirkan peluang usaha nyata dari lingkungan sekolah. (dwiw)