
Kegiatan tersebut bertujuan Pemanfaatan Teknologi Digital untuk Pendalaman Agama Islam dan merupakan bentuk komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam memperkuat peran guru agama sebagai pembimbing moral generasi muda di tengah tantangan era digital.
Aries juga menekankan bahwa guru PAI memiliki peran strategis, bukan hanya mengajarkan aspek akademik keagamaan, namun juga membimbing siswa agar memiliki iman, takwa, dan akhlak mulia.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Aries Agung Paewai mengatakan,”Guru PAI tidak hanya sekedar menjadikan guru agama dalam akademik dan moral, tapi juga harus menjadi pembimbing bagi anak-anak kita yang mungkin salah arah, oleh karena itu, kita membutuhkan peran guru agama untuk menjaga moral anak, terutama di lingkungan sekolah,” tegasnya.
Aries juga berpesan,” Teknologi bukanlah musuh, melainkan teman dalam proses transfer ilmu, dengan pemanfaatan digitalisasi, guru PAI bisa lebih efektif menanamkan nilai iman, takwa, dan akhlak mulia kepada siswa, ” pungkasnya. (dwiw/red)
