
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Aries Agung Paewai mengatakan,” Jawa Timur ini sangat diapresiasi karena bisa membuktikan adanya kesuksesan mendidik siswa ADEM Papua, dan banyak dari mereka yang lulus diterima di perguruan tinggi negeri, swasta, hingga sekolah kedinasan,”ucapnya. (14/7).
Informasi untuk tahun ini, Provinsi Jawa Timur menerima siswa ADEM sebanyak 145 (empat puluh lima) siswa ADEM dari jumlah 500 (lima ratus) siswa yang disebar di wilayah Provinsi Jawa Timur. Seperti kota Malang, Kabupaten Malang, Kota Batu, Tuban, Jember, sampai di Bojonegoro, dari 36 (tiga puluh enam) SMA yang tersebar.
Kepala Pendidikan Provinsi Jawa Timur Aries Agung Paewai mengatakan,”dari sekolah-sekolah tersebut, yang dipilih sebab dengan adanya secara fasilitas dan dukungan lingkungan, termasuk ketersediaan tempat tinggal bagi siswa, baik asrama maupun rumah warga, dan yang terpenting adalah kesiapan sekolah dan tempat bermalam anak-anak tersebut itu aman serta mendukung,” kata Aries.
Dalam kesulitan mencegah adanya kesulitan adaptasi bagi para siswa asal Papua, terlebih dahulu dibekali pelatihan wawasan kebangsaan oleh Rindam Brawijaya, sebelum siswa tersebut masuk sekolah, dan terbukti efektif dalam mencegah diskriminasi dan mempercepat proses adaptasi sosial dan budaya.
Program ini, menurut Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur sudah yang ke 7 (tujuh).
“Sedangkan pengiriman dari Papua jumlahnya pun bervariatif, kadang 200 siswa, atau kadang 145 siswa, itupun tergantung dari pengiriman dari Papua,”tambahnya.
Ini terbukti dengan adanya Komitmen Dinas Pendidikan Jawa Timur supaya maju dalam mendukung program Nasional, agar supaya ada siswa Papua mendapatkan pendidikan yang layak dan setara atau setingkat di Jawa Timur. (dwiw)
