― Advertisement ―

Patroli Skala Besar Antisipasi Gangster dan Balap Liar Digelar Polres Pelabuhan Tanjung Perak

SURABAYA,wirafokus.com– Polres Pelabuhan Tanjung Perak Polda Jatim berkomitmen penuh dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) di wilayah hukumnya. Hal ini dibuktikan melalui pelaksanaan...
BerandaPeristiwaAkhirnya Martono Warga Gunung Mijil yang Hilang saat Malam Takbir diketemukan Warga...

Akhirnya Martono Warga Gunung Mijil yang Hilang saat Malam Takbir diketemukan Warga dalam Kondisi Meninggal Dunia

Martono atau yang biasa dipanggil Mbah Sakir usia 68 tahun, yang diketahui oleh keluarga pergi dari rumah saat malam Takbir berkumandang atau malam hari Raya Idul Fitri (31/3), sekira pukul 24.44 WIB dan dinyatakan hilang, sudah ditemukan dengan kondisi meninggal dunia.
Boyolali,wirafokus.com- Pada hari ke 13 (tiga belas) saat hilangnya warga Gunung Mijil Kel. Gondang Legi, Kec. Klego Kab. Boyolali atas nama korban Martono atau yang biasa dipanggil Mbah Sakir usia 68 tahun, yang diketahui oleh keluarga pergi dari rumah saat malam Takbir berkumandang atau malam hari Raya Idul Fitri (31/3), sekira pukul 24.44 WIB dan dinyatakan hilang, sudah ditemukan dengan kondisi meninggal dunia.

Kini Martono alias Mbah Sakir saat diketemukan pada Minggu (13/4), sekira pukul 07.05 WIB di Desa Gandu, tepatnya di salah satu lubang sedalam ± 5 meter, atau masyarakat sekitar menyebutnya kalenan, dekat penggilingan beras milik warga sekitar.

Awal mula ditemukan jenazah Martono alias Mbah Sakir, berawal dari warga bernama Supardi yang mencium bau busuk atau bau bangkai yang menyengat.

Pardi mengatakan,” saat itu saya berinisiatif dan bertujuan mau mengubur bau bangkai tersebut, namun saat saya lihat dari dekat, ternyata mayat manusia dan langsung saya memanggil warga untuk menghubungi pihak Kepolisian terdekat,”ujarnya.

Setelah kedatangan pihak terkait, dan masyarakat sudah mulai bergerombol sambil menyaksikan kejadian penemuan mayat tersebut yang tak lain adalah jenazah dari masyarakat yang hilang atas nama Martono, yang dicari beberapa hari saat malam takbir sampai dengan hari ini.

Pihak Kepolisian dari Polsek Klego juga memberikan saran untuk keluarga supaya bikin pernyataan, bahwa,” yang penting pihak keluarga sudah tahu bahwa itu benar-benar orang tuanya dan sudah dilakukan tindakan medis,”kata salah satu anggota Polsek Klego

Dari hasil penemuan jenazah Martono yang hilang saat malam Takbir, semua keluarga, khususnya anak-anak korban tidak menuntut apa-apa, dan memberikan pernyataan terkait penemuan jenazah orang tuannya , karena dari awal memang orang tuanya tersebut dikabarkan hilang dan tidak pulang selama 13 (tiga belas) hari dan diketemukan dengan kondisi sudah meninggal dunia, dengan disaksikan oleh pihak Polsek serta Koramil Kecamatan Klego, Kab. Boyolali.

Kini jenazah Martono alias Mbah Sakir sudah dimakamkan oleh pihak keluarganya bersama para pelayat di desa tersebut. (Nuryanto/dwiw)